SportlinkNews - Dalam dunia sepak bola, cerita tentang tim underdog yang menciptakan keajaiban selalu menarik perhatian.
Dalam setahun terakhir, Timnas Indonesia dan San Marino menjadi sorotan dengan perjalanan luar biasa mereka, meski sebelumnya kerap dianggap sebagai tim terlemah di wilayah masing-masing.
Timnas Indonesia memulai kebangkitannya pada tahun 2023.
Baca Juga: Atletico Madrid Tantang Sponsornya di Riyadh Air Metropolitano
Sebelumnya, Skuad Garuda hampir selalu ditempatkan di pot terakhir dalam berbagai undian kompetisi internasional.
Pada Juni 2023, Indonesia masih berada di peringkat 150 FIFA, sebuah posisi yang mencerminkan keterpurukan tim di level Asia.
Namun, sejumlah pencapaian bersejarah berhasil diraih Indonesia sejak saat itu.
Baca Juga: Atletico Madrid Buka Akademi Keduanya di Ekuador Disaksikan Raja Felipe VI
Tim Merah Putih berhasil lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, sekaligus melaju ke fase gugur Piala Asia 2023.
Prestasi tersebut mengantarkan Indonesia naik ke peringkat 130 FIFA, sebuah lompatan signifikan dalam waktu singkat.
Kini, Indonesia mulai diperhitungkan sebagai salah satu kekuatan baru di Asia, siap bersaing dengan negara-negara kuat seperti Jepang, Arab Saudi, dan Australia.
Baca Juga: Head to Head Indonesia vs Arab Saudi: Timnas Indonesia Belum Pernah Menang
Di sisi lain dunia, San Marino sedang mengalami perjalanan serupa. Negara kecil di Eropa ini sebelumnya dikenal sebagai tim terlemah di benua biru.
Berada di peringkat 210 FIFA, San Marino sering menjadi bulan-bulanan tim lawan dengan kekalahan telak.