Sportlinknews - Ramus Hojlund mungkin mengira ia bisa menikmati kemenangan dua golnya setidaknya semalam.
Bagaimanapun, itu bukan hanya pertandingan kandang pertama Ruben Amorim sebagai pelatih Manchester United, tetapi juga kemenangan 3-2 yang diiringi serangan.
Namun, Ruben Amorim justru menganalisis permainan penyerang itu secara klinis setelah kemenangan mengesankan di grup Liga Europa atas klub Norwegia, Bodo Glimt.
Baca Juga: Ruben Amorim Fokus Raih Kemenangan Perdana di Old Trafford Bersama Manchester United
Dan kalimat mematikan dari manajer baru itu adalah: "Ia harus berkembang."
Setan Merah tertinggal 2-1, meskipun unggul di menit pertama melalui tap-in Alejandro Garnacho.
Bahkan Hojlund yang memberikan assist untuk itu, meskipun penyebab utamanya adalah kesalahan mengerikan dari kiper Nikita Haikin.
Baca Juga: Ipswich 1-1 Manchester United: Ruben Amorim Frustrasi Marahi Pemain
Namun sebaliknya Amorim secara klinis membedah permainan sang striker setelah kemenangan grup Liga Europa yang mengasyikkan atas klub Norwegia Bodo/Glimt.
Dan kalimat mematikan dari manajer baru itu adalah: "Ia harus berkembang."
Setan Merah tertinggal 2-1, meskipun unggul di menit pertama melalui tap-in Alejandro Garnacho.
Baca Juga: Fiorentina 3-2 Pafos: Viola Raih Kemenangan Penting
Bahkan Hojlund yang memberikan assist untuk itu, meskipun penyebab utamanya adalah kesalahan mengerikan dari kiper Nikita Haikin.
Pimpinan asal Portugal itu berkata tentang mantan pemain Atalanta seharga 72 juta pounds itu: "Ia harus lebih berkembang. Dia terlalu banyak menyentuh bola saat memegangnya."