SportlinkNews - Cristiano Ronaldo, megabintang sepak bola dunia, menunjukkan sisi lain dari dirinya yang penuh penghormatan terhadap agama Islam selama bermain di Liga Arab Saudi bersama Al Nassr.
Kehidupan barunya di lingkungan yang mayoritas beragama Islam memberikan pelajaran dan perspektif berbeda bagi kapten Timnas Portugal ini.
Ronaldo meninggalkan Eropa pada 2023 untuk bergabung dengan Al Nassr, meninggalkan lingkungan yang selama ini didominasi agama Nasrani.
Baca Juga: Resmikan Lapangan Seven Padel, Wamenpora Sambut Gembira Kehadiran Komunitas Padel di Indonesia
Di Portugal, negara asalnya, sekitar 80% populasi adalah pemeluk Kristen, terutama Katolik.
Begitu pula di negara-negara tempat ia pernah berkarier seperti Inggris (46%), Spanyol (56%), dan Italia (84%).
Namun, ketika memutuskan bermain di Arab Saudi, Ronaldo memasuki budaya baru.
Baca Juga: Soroti Lini Pertahanan Persib, Bojan Hodak Lakukan Evaluasi Jelang Laga Melawan Zhejiang FC
Di negara tersebut, lebih dari 90% penduduknya adalah Muslim.
Situasi ini memperkenalkan Ronaldo pada tradisi, nilai, dan kebiasaan yang berbeda, termasuk dalam hal keagamaan.
Sikap Ronaldo terhadap agama Islam diungkapkan oleh mantan rekan seklubnya, Waleed Abdullah.
Baca Juga: Brace Mohammed Rashid di Gawang Madura United Bawa Persebaya Pimpin Klasemen Liga 1 2024/2025
Kiper yang membela Al Nassr sejak 2016 hingga 2024 itu mengungkapkan kekagumannya terhadap cara Ronaldo menghormati Islam.
"Saya sempat berbicara dengan Cristiano tentang Islam," ujar Abdullah dalam wawancara dengan Saudia TV yang dikutip Tuttomercatoweb.