Sportlinknews - Jose Mourinho bereaksi keras ketika asistenya, Zeki Murat Gole, merayakan selebrasi di pinggir lapanan. Ia dengan agresif menyeretnya menjauh dari perayaan gol liar Fenerbahce dalam pertandingan dengan Gaziantep.
Raksasa Super Lig Fenerbahce menang 3-1 berkat gol-gol di akhir pertandingan dari Rodrigo Becao dan Edin Dzeko, Selasa (3/12).
Pasukan Mourinho hampir saja kehilangan poin sebelum Becao membawa mereka unggul dengan hanya 12 menit tersisa.
Baca Juga: Fenerbahce Menang Dramatis, Jose Mourinho Selebrasi Konyol tapi Malah Memakan Rumput
Tendangan Becao memicu keributan besar dengan para pemain, pemain pengganti, dan pelatih berkumpul bersama dalam kerumunan besar di tepi lapangan.
Namun, Mourinho tidak mau menerima itu dan langsung masuk ke mode bertahan.
The Special One ingin melakukan pergantian pemain bertahan agar timnya dapat mengamankan tiga poin.
Baca Juga: Mallorca 1-5 Barcelona: Hansi Flick Sebut November Kelabu Berlalu
Mantan pelatih Chelsea, Manchester United, dan Real Madrid itu ingin memasukkan Mert Mulder untuk memperkuat tim.
Mourinho ingin asistennya Zeki Murat Gole memberikan instruksi kepada bek tersebut, tetapi ia berada di antara orang-orang yang merayakan gol Becao.
Dan itu mendorong Mourinho untuk menyeret pelatih itu kembali ke ruang ganti dengan hoodie-nya.
Baca Juga: Coppa Italia | Bologna 4-0 Monza: Cedera Orsolini Merusak Kemenangan
Kelakuan Mourinho menyebar seperti api di media sosial, dengan seorang penggemar sepak bola berkomentar: "'Kemarilah, lakukan pekerjaanmu, sialan.'"
Yang lain berkata: "Orang paling gila di antara kita."