Tiga pertandingan awal, anak-anak Garuda menang: vs Thailand 2-1, vs Bangladesh 2-1, dan vs Filipina 1-0. Hasil membawa Indonesia tinggal selangkah lagi menuju Piala Asia yang putaran finalnya dimainkan di Singapura.
Sayang di laga akhir, saat kita hanya membutuhkan hasil imbang, kita takluk dari Suriah 1-2.
Orang mulai 'merecoki' dengan berbagai persoalan. Terakhir, ketika Timnas SEA Games 1985, dengan mayoritas anak-anak Garuda, dibantai 1-7 oleh Thailand.
Wartawan langsung menyerbu. Terjadi 'gontok-gontokan' dengan para peliput sepakbola. Ujungnya Garuda dibubarkan.
Baca Juga: Leny Yoro Siap Debut, Masuk Daftar Pemain Manchester United Melawan Arsenal
Mengkaji hal itu, sekadar mengingatkan saja PSSI tidak boleh goyah. Ada dua harapan saya pada PSSI.
Pertama, antisipasi, jika terjadi hal-hal buruk. Kedua, apa pun hasil di Piala ASEAN, jangan sekali-kali mengganggu persiapan STY dengan timnas senior untuk lolos ke Piala Dunia 2026.
Dulu, saat belum ada medsos, PSSI tak tahan digempur oleh wartawan. Nah sekarang, ketika medsos menjadi tumpuan, PSSI wajib mampu mengatasi hal itu.
Semoga timnas kita sukses...