SportlinkNews - Persija Jakarta harus puas dengan hasil imbang 1-1 saat berhadapan dengan Borneo FC Samarinda dalam laga pekan ke-14 Liga 1 2024/2025 di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (10/12) malam.
Bermain dengan 10 pemain setelah Ondrej Kudela mendapat kartu merah pada menit ke-33, tidak mengendurkan perlawanan Persija.
Bahkan secara mengejutkan Gustavo Almeida mampu memanfaatkan blunder kiper Borneo FC pada menit ke-87.
Baca Juga: Liga Champions Juventus Vs Manchester City: Prediksi, Peluang, dan Pilihan
Bola yang melewati kiper Nadeo dengan mudah dikuasai Gustavo Almeida dan diceploskan ke dalam gawang Borneo FC.
Namun kemenangan yang di depan mata, seketika pupus ketika pemain pengganti Habibi Jusuf berhasil menjebol gawang Andritany di menit terakhir pertandingan.
Pelatih Persija Carlos Pena mengaku kecewa dengan hasil imbang ini. Tapi, ia menerima kekalahan lantaran bermain dengan 10 pemain sangat sulit.
Baca Juga: Hasil Liga 1: Duel Sengit Persija vs Borneo FC Berakhir Sama Kuat
"Benar bahwa kami mengakhiri laga dan kami harus kehilangan dua poin, kami mengakhiri laga dengan kesedihan dan tidak baik untuk kita," kata Pena dalam konferensi pers usai laga.
"Borneo FC dapat banyak kesempatan di laga ini, dan mereka main dominan. Namun kita bisa cetak gol meski bermain dengan 10 orang," jelasnya.
Meski mengaku bersedih karena gagal meraih tiga poin penuh, Carlos Pena tetap bangga kepada anak-anak asuhnya lewat hasil imbang ini.
Baca Juga: Adidas Bocorkan COPA Pure III dengan Edisi Luxe Control
“Jadi saya bangga kepada para pemain dan tim karena itu sangat sulit untuk bermain selama 60 menit dengan 10 orang melawan tim seperti ini, dan saya sangat bangga dengan semangat yang mereka tunjukkan,” tegas Pena.
Bahkan pria asal Spanyol itu mengaku timnya bisa meraih tiga poin asal timnya tetap bermain 11 v 11 di laga tersebut.