SportlinkNews - Kebijakan rotasi pemain yang diterapkan oleh Ruben Amorim sebagai pelatih Manchester United menjadi sorotan sejak awal masa kepemimpinannya.
Pelatih asal Portugal ini dikenal setia pada formasi 3-4-3, yang telah menjadi andalannya sejak melatih Sporting CP.
Namun, frekuensi pergantian pemain dalam starting XI yang cukup tinggi menimbulkan berbagai reaksi di kalangan skuad.
Baca Juga: Indonesia Juara Dunia FIFAe World Cup 2024 eFootball Kategori Konsol
Dalam empat pertandingan terakhir, Amorim tercatat telah melakukan 23 perubahan dalam susunan tim.
Meski langkah ini menuai kritik, sebagian besar pemain Manchester United tampaknya masih dapat menerima strategi tersebut.
Hingga kini, hanya satu pemain yang berani mengajukan keluhan terkait rotasi yang dilakukan Amorim.
Baca Juga: Mengenal Aturan Penting dalam Piala Bola Pantai Indonesia 2024
Keluhan ini disampaikan secara privat langsung kepada sang pelatih.
Menurut laporan dari Manchester Evening News, mayoritas pemain Man United memahami alasan di balik kebijakan ini.
Amorim menjelaskan bahwa rotasi tersebut diperlukan untuk menjaga kebugaran tim, terutama dengan banyaknya pemain yang mengalami cedera.
Baca Juga: Marco Baroni: Lazio Agresif dan Berambisi saat Melawan Ajax
Beberapa nama seperti Harry Maguire, Tyrell Malacia, Mason Mount, dan Leny Yoro membutuhkan perhatian khusus terkait waktu bermain mereka.
Amorim menekankan bahwa rotasi bukan hanya untuk melindungi pemain dari risiko cedera, tetapi juga untuk meningkatkan performa tim secara keseluruhan.