Sportlinknews - Real Madrid gagal menggusur Barcelona dari singgasana La Lia. Los Blancos ditahan Rayo Vallecano 3-3 dalam laga kontroversial.
Real Madrid sempat tertinggal 0-2 dalam pertandingan di Campo de Futbol de Vallecas, Sabtu (14/12). Gol Unai Lopez di menit 4 dan Andul Mumin (36) membawa Rayo memimpin.
Namun Madrid menutup 45 menit pertama dengan skor imbang 2-2 setelah Federico Valverde dan Jude Belingham mengukir namanya di papan skor.
Baca Juga: Mbappe Jadi Tumbal Kemenangan Madrid, Ini Penjelasan Ancelotti
Keadaan itu mengembalikan kepercayaan diri skuad Carlo Ancelotti. Real Madrid berbalik unggul di menit 56 setelah Rodrygo Goes mencetak gol.
Namun keunggulan itu bertahan sekejab karena Isi Palazon membalasnya untuk menyamakan kedudukan 3-3 di menit 64.
Real Madrid merasa dirugikan karena peluang untuk kembali memperbesar keunggulan sekalius memantik kemenangan kandas. Ketika Vini Jr dijatuhi Mumin di daerah terlarang, wasit Martinez Munuera maupun VAR tidak menunjuk penalti.
Baca Juga: Atalanta 2-3 Real Madrid: La Dea yang Malang Tunduk pada Ancelotti
Madrid sebenarnya bermain imbang di Vallecas, pertandingan yang seharusnya bisa mereka menangkan jika Martinez Munuera menunjuk penalti Mumin terhadap Vini Jr. pada menit ke-75.
Dengan hasil tersebut Madrid gagal melengserkan Barcelona dari singgasana. Madrid harus puas di posisi kedua klasemen denan 37 poin, defisit satu angka dari Barcelona.
"Penalti terhadap Vinicius tempak jelas bagi saya," kata Carlo Ancelotti dilansir marca.
Baca Juga: Juventus Awali Musim Serie A dengan Mengecewakan, Kemenangan Paling Sedikit Dalam 26 Tahun
Carlo Ancelotti berbicara kepada media massa setelah hasil imbang melawan Rayo Vallecano, sebuah pukulan baru yang tidak membuat Madrid menyerah sebagai pemimpin setelah bangkit dari kedudukan 2-0 di babak pertama yang sangat buruk.
Kesalahan tersebut akhirnya membunuh klub kulit putih, yang menyerukan agar tahun 2024 segera berakhir setelah menandatangani satu tahun lagi Liga Champions dan Liga.