Meski begitu dia tetap memberikan apresiasi atas semangat juang pemain. Dia mengakui bahwa permainan tim sempat terbawa irama permainan PSM yang tampil disiplin.
Selain itu terkait serangan PSM yang kerap mengarah ke sisi kiri pertahanan Malut United, Imran menjelaskan bahwa perubahan taktik di babak kedua cukup membantu memperbaiki situasi tersebut.
Dia menarik Firman Ramadhan dan memasukkan Adriano Castanheira, sembari memindahkan Yance ke posisi bek kiri.
Baca Juga: Penggalangan Dana MotoGP untuk Valencia Tembus Rp26 Miliar
Perubahan itu membawa dampak positif, Malut United tampil lebih agresif di babak kedua dan meningkatkan intensitas serangan.
Jika di babak pertama mereka hanya mencatatkan empat tembakan dengan tiga shot on target, pada paruh kedua delapan percobaan tercipta dengan dua tembakan tepat sasaran.
Untuk itu menjelang laga selanjutnya, Imran Nahumarury memastikan tim akan fokus memperbaiki kelemahan, terutama dalam situasi set-piece.