SportlinkNews - Manajer tim Persija Bambang Pamungkas mempertanyakan adanya hukuman tambahan dua pertandingan kepada pemain Persija Ondrej Kudela.
“Kami mempertanyakan dasar keputusan Komdis yang memberikan tambahan sanksi hukuman 2 pertandingan, bagi Ondrej Kudela,” katanya di Jakarta, (22/12).
Bamang Pamungkas alias Bepe menjelaskan bahwa dalam insiden yang mengakibatkan Kudela dikenai kartu merah tersebut, Kudela dalam posisi ingin mengamankan bola.
Baca Juga: Terbongkar! Ini Rahasia Persib Belum Terkalahkan Hingga Pekan ke-15 Liga 1 2024/2025
Namun Kudela terlambat sepersekian detik, sehingga mengenai kaki lawan. Tidak ada atensi khusus untuk mencederai lawan sama sekali.
“Jika kita cermati dalam tayangan ulang, Kudela dalam posisi ingin mengamankan bola dan tidak ada atensi sama sekali untuk mencederai lawan," ungkap Bepe.
"Bahkan saat wasit melakukan review VAR, Kudela menunggu di tepi garis dan langsung meninggalkan lapangan tanpa melakukan protes, saat wasit mengubah keputusan dari kartu kuning menjadi kartu merah."
Baca Juga: Hattrick Striker Persija Gustavo Almeida Jadi Kado HUT The Jakmania ke-27
"Jadi, menjadi sulit diterima ketika kemudian Kudela mendapatkan hukuman tambahan sanksi 2 pertandingan,” ujarnya lagi.
Bambang juga mengusulkan kepada Komdis (PSSI), untuk dapat memberikan ruang kepada pemain dan klub untuk dapat melakukan klarifikasi disertai bukti otentik terlebih dahulu, sebelum memberikan hukuman tambahan kepada pemain.
Khususnya untuk insiden-insiden terkait intrepretasi yang ambigu terhadap sebuah pasal disiplin dalam permainan.
Baca Juga: Sambut Natal LaLiga Berkolaborasi dengan Dapur Umum di Seluruh Spanyol
“Ada baiknya, ke depan Komdis memberikan ruang kepada pemain dan klub untuk melakukan klarifikasi yang disertai bukti sebelum memberikan hukuman tambahan."
"Khususnya untuk insiden-insiden dalam permainan yang mengakibatkan intrepretasi ambigu terhadap sebuah pasal disiplin. Seluruh pemain dan klub peserta Liga 1, rasanya berhak mendapatkan ruang tersebut," ujarnya.