Satu-satunya pengalaman bermain di luar Belanda terjadi pada musim 2018/2019 saat ia memperkuat Lecce di Italia.
Baca Juga: Liga Prancis Sindir Cristiano Ronaldo, Angkat Prestasi Lionel Messi sebagai Pembelaan
Kini, Haye kembali ke Liga Belanda, bermain untuk Almere City.
Dalam wawancara di The Haye Way, Haye secara terbuka mengakui bahwa dirinya adalah contoh nyata pemain berbakat yang kurang memanfaatkan potensi penuh di masa mudanya.
Ia menyebut salah satu penyebab kegagalan kariernya adalah sikap malas dan kurang berinvestasi pada dirinya sendiri.
Baca Juga: Josh Brownhill Tegaskan Tak Punya Keturunan Malaysia, Tunku Ismail Minta Klarifikasi
“Saya adalah contoh sempurna dari seseorang yang akan mengatakan, jika saya bekerja lebih keras ketika masih muda, saya bisa mengambil langkah berbeda,” ungkap Haye.
Ia juga mengakui bahwa meski memiliki bakat alami dalam bermain sepak bola, terutama dalam mengolah bola, hal itu tidak cukup untuk membawanya ke level tertinggi.
“Masalahnya, saat itu saya bermain lebih dari 60 pertandingan di tim utama AZ, yang saya pikir adalah pencapaian besar."
Baca Juga: Jay Idzes Dipuji Sebagai Kapten Alami oleh Thom Haye: 'Ia Memang Pantas'
"Tetapi, saya terlalu bergantung pada bakat alami dan sering kali malas untuk berusaha lebih keras,” tambahnya.
Haye menjelaskan bahwa ia sering merasa cukup dengan kemampuannya saat itu dan jarang memaksakan diri untuk berkembang, terutama dalam aspek fisik.
“Sering kali saya menyelamatkan diri dalam situasi tertentu hanya karena bakat saya."
Baca Juga: Hasil Liga 1: Persita Tundukkan PSM Makassar dengan 10 Pemain
"Namun, jika saya berinvestasi lebih banyak pada diri sendiri, terutama pada kemampuan fisik, saya pikir saya bisa mencapai lebih banyak,” kata Haye.