SportlinkNews - Persija Jakarta menyelesaikan putaran pertama Liga 1 2024/2025 dengan berada di posisi ketiga dengan koleksi 31 poin hasil dari sembilan kemenangan, empat seri dan empat kalah.
Dari segi produktivitas, Persija berada di urutan keempat dengan 25 gol. Di sisi lain, Rizky Ridho dkk. berada di peringkat kelima dalam hal kebobolan paling minim, 16 kali.
Direktur Persija, Mohamad Prapanca mengaku bangga dengan kinerja skuad Persija yang dilatih Carlos Pena.
Baca Juga: Data dan Fakta Menarik Performa Persija Jakarta di Putaran Pertama Liga 1 2024/2025
“Saya bangga dengan kerja keras tim dalam putaran pertama ini," ungkap Mohamad Prapanca.
"Kami berhasil berada di peringkat ketiga di mana itu posisi yang cukup baik. Tapi, tentu ada beberapa catatan yang harus segera diperbaiki."
"Masih ada beberapa kelemahan yang membuat kami kehilangan poin, dan itu tidak boleh terjadi lagi," tegasnya.
Baca Juga: Pelatih Persija Carlos Pena: Kami akan Kembali dengan Lebih Kuat
“Tim pelatih dan pemain tentu kami evaluasi. Kami ingin kedalaman skuad Persija lebih ideal lagi untuk mengantisipasi pemanggilan Timnas, akumulasi kartu, atau cedera."
"Apakah ada kehadiran pemain baru? Kita lihat saja nanti. Manajer dan pelatih kepala sedang bekerja untuk merealisasikannya. Yang pasti kami ingin melakukan yang terbaik,” ungkap Prapanca.
Kini, Persija memiliki ambisi yang kuat untuk menuntaskan 17 pertandingan tersisa dengan pencapaian lebih baik.
Baca Juga: Jadi Juara Paruh Musim Liga 1, Marc Klok Minta Persib Jangan Pongah
Angka kemenangan dan produktivitas gol harus meningkat. Sebaliknya, angka kekalahan dan kebobolan tak boleh menambah banyak, kalau bisa tidak sama sekali tentu lebih istimewa.
Evaluasi telah dilakukan agar performa tim bisa terkatrol di putaran kedua. Segala aspek akan disentuh, mulai dari menyempurnakan sistem bertahan dan menyerang, hingga perubahan komposisi tim.