SportlinkNews - Manchester United sedang menghadapi masa-masa sulit di musim 2024-2025.
Performa buruk yang terus berlanjut membuat mereka terpuruk di papan bawah klasemen Liga Inggris.
Hingga pekan ke-19, Setan Merah hanya mampu mengumpulkan 22 poin dan menempati posisi ke-14 klasemen sementara.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Jadi Agen Dadakan, Upaya Al Nassr Gaet Kapten Manchester City Kyle Walker
Statistik mencatat bahwa Manchester United lebih sering kebobolan dibandingkan mencetak gol, dengan selisih gol negatif lima (-5).
Kondisi ini memunculkan kekhawatiran akan nasib mereka pada akhir musim.
Data Opta Joe menunjukkan bahwa tim yang mengakhiri tahun di posisi ke-14 sering kali terdegradasi.
Baca Juga: Liverpool vs Manchester United: Prediksi Kemenangan Mudah The Reds atas Setan Merah yang Terpuruk
Beberapa contoh nyata adalah Newcastle United (2008-2009), Burnley (2009-2010 dan 2014-2015), serta Leeds United yang turun kasta pada musim 2022-2023 setelah berada di posisi serupa saat pergantian tahun.
Melihat situasi ini, pelatih Manchester United, Ruben Amorim, mengambil langkah strategis untuk menyelamatkan musim mereka.
Salah satu fokus Amorim adalah merombak skuad pada bursa transfer Januari 2025, termasuk merelakan kepergian Joshua Zirkzee, penyerang asal Belanda yang tampaknya tidak lagi masuk dalam rencana permainan.
Baca Juga: Lionel Messi Selalu Punya Strategi Jenius yang Bahkan Melampaui Pemikiran Pelatih
Menurut laporan Sky Sport Italia, Ruben Amorim sudah kehilangan kepercayaan terhadap Joshua Zirkzee.
Indikasi ini semakin jelas ketika sang pelatih menarik Zirkzee keluar lebih cepat saat melawan Newcastle United.