Ia merasa beberapa keputusan yang diambil wasit, termasuk kartu merah untuk Nick Kuipers, sangat merugikan timnya.
Baca Juga: Carlos Pena Bicara Kepergian Riko Simanjuntak dan Kemenangan Penting Persija atas Barito Putera
"Kami sebenarnya mendominasi permainan dan menciptakan banyak peluang," ujar pelatih asal Kroasia tersebut.
"Namun, semuanya berubah setelah kartu merah yang diberikan kepada Nick Kuipers."
Meskipun kecewa, Hodak memilih untuk tidak terlalu banyak mengomentari kinerja wasit demi menghindari sanksi atau denda.
Baca Juga: Menang di ASEAN Cup Jadi Modal Kuat PSM Makassar Hadapi Persis Solo di Liga 1
"Saya tidak ingin berbicara terlalu banyak soal wasit. Ada beberapa keputusan yang merugikan kami, tetapi jika saya terlalu banyak berkomentar, bisa saja saya dikenai denda," tambahnya.
Terlepas dari hasil imbang tersebut, Persib Bandung masih kokoh di puncak klasemen Liga 1 2024-2025.
Pangeran Biru mengoleksi 40 poin, unggul tiga angka dari Persebaya Surabaya yang berada di posisi kedua.
Baca Juga: Sergio van Dijk Ungkap Harapan Besar untuk Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
Sementara itu, PSBS Biak masih tertahan di posisi kesembilan dengan raihan 26 poin.
Pertandingan ini menjadi evaluasi penting bagi Persib Bandung.
Meski masih memimpin klasemen, Bojan Hodak dan timnya perlu memperbaiki konsistensi permainan serta mengantisipasi situasi sulit seperti kartu merah yang memengaruhi jalannya pertandingan.
Baca Juga: Maarten Paes Optimistis Bawa Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026
Hasil ini juga menunjukkan bahwa Liga 1 musim ini penuh tantangan dan persaingan ketat.