Sportlinknews - Ragnar Oratmangoen ingin pergi ke Piala Dunia bersama Indonesia. Tapi untuk saat ini ia fokus pada FCV Dender.
“Saya harus mengakui bahwa pertandingan internasional telah memperlambat evolusi saya," kata Ragnar Oratmangoen dikutip media Belgia gva.be.
Setelah aksi di Anderlecht sebelum Tahun Baru dan kamp pelatihan musim dingin singkat di San Pedro del Pinatar, Spanyol, FCV Dender memulai bagian berikutnya dari sepuluh hari pertandingan dalam kompetisi Liga Belgia.
Pada leg pertama, Kadavers secara mengejutkan menang 1-2 atas Buffalos. Bisakah tim Vincent Euvrard melanjutkan performa bagus mereka pada tahun 2025?
FCV Dender, tidak seperti banyak klub Belgia lainnya, memang mengikuti kamp pelatihan musim dingin selama periode perayaan.
“Saya pikir itu nilai tambah,” kata pelatih Vincent Euvrard, membela investasi klub tersebut.
“Anda melatih kebugaran Anda sementara itu juga meningkatkan semangat tim. Klub memilih lokasi yang sama seperti tahun lalu. Jadi kami tahu bahwa fasilitas pelatihannya sangat bagus.”
Baca Juga: Tim Korea-Korea Selecao Lakukan Pembinaan Talenta Muda Sepak Bola, Menpora Beri Dukungan
Penyerang timnas Indonesia Ragnaro Oratmangoen menegaskan bahwa mereka bekerja keras.
“Staf teknis bekerja keras. Saya sudah mengikuti beberapa kamp pelatihan dengan klub-klub Belanda dan itu sedikit lebih santai. Kami dapat berlatih di lapangan yang sangat bagus dan dalam suhu yang sedang," ujar Ragnar.
"Saya puas dengan kamp pelatihan sebelumnya. Saya pikir kami siap untuk pertandingan melawan AA Gent. Saya tidak ada di sana pada leg pertama dan saya sebenarnya tidak bisa berkata banyak tentang tim mereka. Tampaknya mereka kurang konsisten musim ini, tetapi itu juga berlaku bagi kami.”
Baca Juga: PSIS Semarang Lepas Brandon Scheunemann ke Arema FC
Mimpi Piala Dunia
Bersama Ragnar Oratmangoen, FCV Dender memiliki pemain internasional Indonesia. Vincent Euvrard tidak sepenuhnya senang dengan hal itu.