Ben Yedder memiliki pengalaman bermain di level tertinggi Eropa bersama Sevilla dan AS Monaco.
Baca Juga: Berjalan Kaki Bisa Menyebabkan Gula Darah Naik?
Ia dikenal sebagai penyerang yang tajam dan memiliki penyelesaian akhir yang baik, sesuatu yang sangat dibutuhkan Venezia saat ini.
Namun, di luar lapangan, Ben Yedder memiliki riwayat yang cukup kontroversial.
Dilaporkan oleh Football Italia, pemain berusia 33 tahun itu sedang menjalani masa hukuman percobaan selama dua tahun akibat dugaan kasus kekerasan seksual.
Baca Juga: Bambang Soesatyo: IMI akan Datangkan Kejuaraan Internasional ke Indonesia
Selain itu, ia juga tengah menjalani rehabilitasi untuk mengatasi kecanduan alkohol.
Catatan ini tentu menjadi pertimbangan besar bagi Venezia sebelum benar-benar memutuskan untuk merekrutnya.
Direktur Olahraga Venezia, Filippo Antonelli, mengakui bahwa klub masih mempertimbangkan kemungkinan mendatangkan Ben Yedder.
Baca Juga: PB Kodrat Berharap Tarung Derajat Dipertandingkan di PON XXII 2028 NTB-NTT
Menurutnya, pihak manajemen akan melakukan evaluasi sebelum mengambil keputusan akhir.
"Kami sedang merefleksikan situasi ini dan akan mengevaluasi dalam beberapa hari ke depan apakah hal ini dapat dianggap sebagai peluang," ujar Antonelli.
Sampai saat ini, belum ada perkembangan lebih lanjut mengenai negosiasi antara Venezia dan Ben Yedder.
Baca Juga: Jake Paul Geram Setelah Rencana Duelnya Dibatalkan, Canelo Alvarez Lebih Memilih Riyadh Season
Namun, jika transfer ini terwujud, Ben Yedder berpotensi menjadi rekan Jay Idzes di lini depan Venezia dan membantu klub keluar dari ancaman degradasi.