SportlinkNews - Duel Manchester City vs Real Madrid dalam babak play off Liga Champion memperlihatkan ketangguhan kedua tim sebagai tim terbaik di Eropa.
Bertanding di Etihad, Man City dua kali mencuri keunggulan atas juara bertahan Eropa itu melalui Erling Haaland di menit 19 dan 80.
Sementara gol Kylian Mbappe di menit 60 seolah bukan ancaman besar. Kemenangan sepertinya sudah di depan mata tapi petaka itu datang justru di menit-menit terakhir babak kedua.
Baca Juga: Bos Yamaha MotoGP Bidik Posisi Lima Besar di Pertengahan Musim 2025
Irama permainan kemudian berubah pada lima menit terakhir dengan mantan pemain muda City Brahim Diaz menyamakan kedudukan untuk Madrid.
Tidak lama berselang giliran Jude Bellingham yang kemudian merontokkan keunggulan ManCity yang sudah di depan mata. Real Madrid menang 3-2.
Ini adalah final terberat bagi City dan memberi Real Madrid keunggulan tipis namun krusial menuju leg penentuan Rabu depan di Bernabeu.
Baca Juga: Real Madrid Taklukkan Manchester City, Begini Komentar Ancelotti
Dan bos The Blues mengatakan sulit melihat keunggulan yang telah diperjuangkan dengan susah payah oleh para pemainnya sirna begitu saja di akhir pertandingan.
"Ini adalah keempat kalinya kami bermain melawan Madrid di sini dan dalam tiga pertandingan sebelumnya kami jauh lebih baik dari mereka."
"Tetapi hari ini ketat dan pada waktu-waktu tertentu mereka memiliki peluang dan Ederson adalah pemain terbaik kami," ujar Pep.
Baca Juga: Indra Sjafri: Target Hasil Maksimal di Laga Pertama Penyisihan Grup Piala Asia U20
"Terkadang terjadi bahwa suatu tim lebih baik dan hasilnya tidak sesuai harapan."
"Saya pikir mereka memulai dengan baik selama 15 menit dan setelah kami menguasai permainan, kami benar-benar bagus dalam menguasai bola."