Namun, bintang Inggris itu telah meminta maaf kepada rekan satu timnya atas kartu merah yang diterimanya, sekaligus menutup pembicaraan tentang kesalahpahaman tersebut.
Tampaknya mengisyaratkan akan segera kembali beraksi, ia menulis: "Cukup sudah tentang kesalahpahaman itu.
"Hanya ingin meminta maaf lagi karena membuat rekan satu tim saya dalam posisi yang sulit dan berterima kasih kepada para penggemar atas dukungan dan pengertian mereka. Sampai jumpa pada hari Rabu di rumah".
Baca Juga: Dihentikan 3 Kali dalam Rentang 5 Menit Akibat Perkelahian, Como Hancurkan Fiorentina
Bellingham membela diri saat berbicara kepada media setelah pertandingan pada hari Sabtu, 15 Februari 2025.
Ia mengatakan kepada wartawan: "Jelas bahwa itu adalah kesalahan dan ada miskomunikasi. Saya ingat betul kejadian itu, tetapi saya juga telah melihat videonya dan video itu tidak sesuai dengan laporan."
"Saya tidak ingin menjelaskan terlalu rinci tentang apa yang dikatakan, tetapi itu seperti ungkapan seperti 'joder'," kata Bellingham.
Baca Juga: PSSI Bantu Operasi Mantan Pemain Timnas Indonesia Andjas Asmara
"Saya berharap tinjauan rekaman dapat menunjukkan bahwa itu tidak sama dengan laporan dan ke depannya federasi dapat mempertimbangkannya karena itu adalah bukti yang sangat besar.
"Jelas kami tidak dapat mengubah hasilnya, tetapi saya pikir ke depannya akan ada perubahan."
Ia melanjutkan: "Tidak ada penghinaan. Anda dapat melihat dengan jelas dalam video itu. Saya ingat betul kejadian itu. Itu adalah ungkapan untuk diri saya sendiri, bukan ditujukan kepada wasit.
Baca Juga: Barcelona Dihadapkan pada Dilema: Pertahankan Lewandowski atau Rekrut Alexander Isak?
"Tetapi jelas ada kesalahpahaman tentang apa yang menurutnya saya katakan kepadanya. Itu sama sekali bukan penghinaan."
Minggu lalu, mikrofon TV menangkap omelan Bellingham yang ditujukan kepada hakim garis selama pertandingan Real Madrid dengan Atletico.
Ia berteriak: “Persetan denganmu, kawan! Persetan!”