SportlinkNews - Ada masalah kesehatan yang berkepanjangan seputar Lonzo dan LaMelo Ball sejak kedua bersaudara itu direkrut ke NBA pada tahun 2017 dan 2020.
Sudah lebih dari dua tahun sejak Lonzo memainkan satu pertandingan, dan minggu lalu Charlotte Hornets menutup LaMelo untuk musim ini, karena hanya bermain dalam 22 pertandingan.
Kini LaVar Ball, ayah mereka, membagikan pendapatnya tentang masalah tersebut dengan menunjuk pada kurangnya pengondisian di liga dan sepatu Puma milik LaMelo.
Baca Juga: Laboratario17 Membuat Kustom Inter Jordan 1
Dalam wawancara baru-baru ini dengan CBS Sports, LaVar ditanya tentang status kesehatan Lonzo dan LaMelo saat ini, dengan mengatakan, "Secara mental, mereka memiliki pola pikir yang kuat. Mereka Balls. Jadi mereka akan kembali. Mereka pergi untuk rehabilitasi. Mereka akan melakukan tugasnya."
LaVar melanjutkan dengan mengatakan bahwa alasan di balik masalah kesehatan yang dialami kakak beradik ini adalah karena kurangnya pengondisian di NBA sebelum secara langsung menyalahkan lini basket Puma MB milik LaMelo.
LaVar berpendapat bahwa sepatu kets MB tidak dibuat dengan benar untuk LaMelo dan alasan mengapa pergelangan kakinya terus cedera.
Baca Juga: Menpora Dito Ariotedjo: Persaingan Thomas dan Uber Cup Tahun Ini Memang Sangat Sengit
"Mereka sudah dilatih cukup keras? Tidak, tidak, tidak. Karena Anda mengkondisikan tubuh Anda untuk berlari dan melompat," kata LaVar.
"Anda harus mengondisikan kaki Anda. Jadi itu sebabnya saya selalu mengajak anak-anak saya berada di perbukitan dan berlari kencang di perbukitan. Itu akan membuat Anda berlari seperti rusa ketika Anda sampai di lapangan itu, jadi Anda tidak akan mendapatkan cedera."
Banyak hal yang berkaitan dengan sepatu compang-camping yang akan dipakai Melo. Sepatu itu tidak dibuat dengan cara yang tepat untuknya. Itu sebabnya dia terus-menerus mengutak-atik pergelangan kakinya.
Artikel Terkait
Corinthians Mengungkapkan Seragam Home dan Away Nike 2024-25 Untuk Memerangi Rasisme
23 Pemain Perkuat Timnas U17 Putri di AFC U17 Womens Cup
Hasil Final Thomas Cup 2024: Fikri/Bagas Keok, Mimpi Juara Indonesia Hancur
Bagaimana Pembalap Sepeda Melaju Begitu Cepat? Teknologi di Balik Tour de France
Klasemen Pembalap dan Konstruktor Usai GP Miami, Lando Norris Semakin Mendekati Carlos Sainz