Sportlinknews - Wu Tang Clan Nike Dunk tidak ditujukan untuk konsumsi publik. Selama sebagian besar masa produksi sepatu, RZA, produser dan pemimpin di balik grup rap New York yang terkenal itu, tidak keberatan mempertahankannya seperti itu.
Nike membuat sepatu kets tersebut pada tahun 1999, menggunakan corak dari model asli siluet Dunk dari tahun 1985 sebagai dasarnya dan menambahkan emblem ikonik Wu pada bagian tumit dan lidah sepatu.
Penggunaan logo yang sederhana— huruf W yang tebal dan lebar yang telah dipajang pada barang dagangan, kulit, beton, sampul map sekolah menengah, dan setiap kanvas yang dapat dibayangkan— membuat sepatu ini berbeda.
Sekitar 100 pasang Wu Tang Clan x Nike Dunk High diproduksi saat itu, hanya untuk keperluan promosi. Sepatu tersebut, yang dibalut dengan warna kuning cerah dan mengilap serta hitam pekat, menjadi yang paling dicari dalam beberapa dekade berikutnya.
Baca Juga: Tiga Produsen Sepatu Tebar Pesona dengan Edisi Khusus New York City Marathon 2024
Seiring dengan berkembangnya penjualan kembali sepatu kets pada tahun 2000-an, demikian pula legenda Wu Dunk, yang terjual hingga ribuan, dan kemudian puluhan ribu, dolar.
Sepatu itu merupakan prototipe untuk model kolaborasi secara keseluruhan, yang menunjukkan bagaimana Nike dapat memanfaatkan entitas luar untuk menyuntikkan energi baru ke dalam desain lama.
Itu adalah jenis sepatu yang hanya Anda lihat di internet, sepatu kets yang ingin Anda miliki tetapi tidak pernah bisa.
Method Man mengajukan permohonan publik kepada Nike untuk menghadirkan kembali sepatu itu pada tahun 2018.
Baca Juga: Terungkap Rahasia Hattrick Messi, Ini Kolaborasi Adidas x Bad Bunny F50
Ketika muncul pembicaraan tentang penghentian produksi Wu Dunk dan produksi lebih banyak pasang sepatu setelah masa promosi dari tahun '99, RZA, yang memegang merek dagang untuk logo grup tersebut, akan memvetonya.
Ia benar-benar puas dengan Dunk yang terkenal itu yang tetap tidak berwujud.
Baru setelah ia berjalan ke lokasi penyerahan StockX di Tokyo menjelang akhir tahun 2023, ide untuk merilis sepatu itu secara nyata masuk akal baginya.
RZA, yang berada di Jepang bersama putranya, tidak bermaksud membeli apa pun, tetapi ia penasaran apakah StockX, pasar penjualan kembali yang mengkhususkan diri pada sepatu kets, dapat menyediakan Dunk yang sangat langka itu.
Artikel Terkait
Manchester United Tunda Pecat Erik Ten Hag Meski Sudah Siapkan Empat Kandidat Pelatih Baru
Barcelona Permalukan Kylian Mbappe dengan Jebakan Offside di El Clasico
Kolaborasi Hummel dan HALO: Jersey Timnas Denmark Rayakan Kebersamaan
PP Perbasi Panggil 18 Pemain untuk Training Camp Timnas Basket
Persib Berharap Tren Kemenangan Bisa Diteruskan di Kandang Persik Kediri