Sementara Patri Guijarro menyoroti pentingnya fokus dan ketenangan di lapangan.
“Untuk tetap tenang dan tidak gugup, saya selalu menonton video lawan bersama staf pelatih setiap minggu. Hal itu membantu saya tampil maksimal,” katanya.
Baca Juga: Enzo Maresca: Moises Caicedo adalah Salah Satu Gelandang Bertahan Terbaik Dunia
Jika edisi pertama menjadi fondasi, maka Chapter Two hadir untuk meningkatkan intensitas.
Desainnya lebih berani, lebih dinamis, dan sepenuhnya berakar pada semangat sepak bola wanita modern.
Koleksi ini menjadi bentuk perayaan atas sejauh mana perkembangan sepak bola wanita, sekaligus penegasan arah masa depannya.
Baca Juga: Arne Slot Tenang Hadapi Kritik, Disebut Punya Mentalitas seperti Johan Cruyff
Setiap detail dalam desainnya memancarkan energi dan keyakinan akan masa depan yang inklusif.
Secara visual, koleksi ini tampil mencolok.
Model Mercurial, Phantom, dan Tiempo hadir dengan gradasi warna iridesen yang berubah seiring cahaya, menyerupai semburat matahari terbenam.
Baca Juga: Ganda Putra Malaysia Aaron/Soh Absen di Dua Turnamen Super 500, Ini Alasannya
Perpaduan antara biru kehijauan, jingga menyala, dan tekstur dinamis menciptakan kesan hidup dan penuh gerak.
Setiap pasang sepatu seolah menangkap momen, emosi, dan kecepatan dalam satu tampilan yang berani.
Keenam pesepak bola wanita yang menjadi wajah utama koleksi ini akan mengenakan sepatu terbaru mereka dalam waktu dekat.
Baca Juga: Mikel Arteta Puji Performa Decline Rice yang Melengkapi Kemenangan Arsenal Saat Mengalahkan Burnley