Kembalinya lidah lipat menjadi ciri klasik yang tetap dipertahankan.
Selain menciptakan permukaan tembak yang bersih, elemen ini menghadirkan rasa nostalgia yang kuat.
Baca Juga: Timnas U-22 Indonesia Wajib Waspada, Filipina Siap Jadi Ancaman di SEA Games 2025
Inilah Predator yang menatap masa depan, namun tetap membawa penghormatan kepada masa lalu.
Thomas Mace, VP of Design adidas, merangkum filosofi desainnya. “The Predator DNA is all about control."
"Dengan Predator baru, kami mengembangkan DNA tersebut untuk pemain modern agar hadir dalam bentuk yang lebih ringan, lebih tajam, dan terkalibrasi untuk presisi."
Baca Juga: Begini Cara Mengatasi Robekan Manset Rotator
"Setiap elemen dirancang untuk membantu pemain menciptakan dan menyelesaikan momen yang menentukan pertandingan,” ujarnya.
Predator “Finishers Steel” menjadi penerus resmi Predator 2025.
Namun lebih dari itu, sepatu ini menjadi wajah dari era selanjutnya, sebuah rancangan untuk penyelesaian dingin, dominasi sepersekian detik, dan tetap membawa identitas Predator di setiap detail.
Baca Juga: Moh Salah Cabut dari Latihan Liverpool Setelah Kecewa dengan Arne Slot
Diproduksi dalam jumlah terbatas, gelombang besar inovasi diproyeksikan menyusul.
Model adidas Predator “Finishers Steel” mulai tersedia untuk pembelian pada 2 Desember melalui prodirectsort.com/soccer.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)