Nike menerapkan sistem balutan 360 derajat yang membuat kaki terasa lebih menyatu dengan sepatu.
Sementara pilar ketiga terletak pada traksi, dengan sol terpisah yang memiliki elemen tajam menyerupai gigi untuk mendukung perubahan arah yang eksplosif dan agresif.
Baca Juga: Putra Mahkota Arab Saudi Berencana Ambil Alih Barcelona, Tawarannya Menggiurkan
Kembalinya Tiempo ke jalur kreativitas juga menjadi penghormatan terhadap generasi emasnya.
Dahulu, Tiempo identik dengan nama-nama seperti Ronaldinho, Francesco Totti, Eric Cantona, dan Andrea Pirlo, para seniman lapangan hijau.
Kini, warisan tersebut diteruskan oleh generasi baru seperti Musiala, Foden, Cunha, hingga Estevão.
Baca Juga: Nike Mengubah LeBron 23 Menjadi Hadiah Natal
Nike Tiempo Maestro bukan sekadar pembaruan produk, melainkan pernyataan sikap.
Sepatu ini menegaskan bahwa kontrol bisa tetap ekspresif dan elegan.
Era Legend mungkin telah membentuk identitas Tiempo selama lebih dari satu dekade, tetapi Maestro menandai awal yang sepenuhnya baru.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)