Gol Tunggal Dafa Al Gazani Bawa Timnas Indonesia U-19 Raih Peringkat Ketiga Piala AFF

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:35 WIB
Para punggawa Timnas Indonesia U19 yang berlaga di Piala AFF U19 di Medan.
Para punggawa Timnas Indonesia U19 yang berlaga di Piala AFF U19 di Medan.

SportlinkNews - Timnas Indonesia U-19 sukses mengunci peringkat ketiga Piala AFF U-19 2026. Kepastian tersebut didapat setelah skuad Garuda Muda menumbangkan perlawanan ketat Kamboja dengan skor tipis 1-0 di Stadion Sumatera Utara, Deli Serdang, Sabtu (13/6) sore WIB.

Kemenangan ini menjadi pelipur lara bagi publik sepak bola tanah air setelah kegagalan melangkah ke partai puncak. Pertandingan sendiri berlangsung sengit sejak menit awal karena kedua tim tampil dengan disiplin organisasi yang sangat tinggi.

Satu-satunya gol penentu kemenangan Timnas Indonesia U-19 dalam laga ini dicetak oleh Dafa Al Gazani melalui skema bola mati pada babak kedua, tepatnya di menit ke-62. Ia berhasil mengonversi umpan matang hasil sepak pojok terukur yang dilepaskan oleh Muhammad Isfandyar.

Baca Juga: Grup D Piala Dunia 2026: Amerika Serikat Mencoba Bangkit di Rumahnya Sendiri

Sundulan tajam Dafa yang mengarah ke sudut gawang gagal diantisipasi dengan baik oleh penjaga gawang lawan sehingga mengubah papan skor. Gol tunggal tersebut menjadi pembeda sekaligus penentu hasil akhir dalam drama perebutan tempat ketiga yang menegangkan ini.

Sebelum gol pemecah kebuntuan itu tercipta, Timnas Indonesia U-19 sejatinya telah mendapatkan peluang emas pertama pada paruh pertama melalui kaki Amar Brkic. Namun, eksekusi akhir dari sang penyerang sayap tersebut masih terlalu lemah sehingga bola dengan mudah mengarah ke pelukan kiper Kamboja, Samnang Sambath.

Peluang tersebut berawal dari penetrasi mematikan yang dilakukan Amar dengan memanfaatkan kecepatan menyisir sisi pertahanan lawan. Ia melakukan gerakan individu cerdas, lalu melakukan cut inside di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan akurat yang sayangnya kurang bertenaga.

Baca Juga: Amerika Serikat Cukur Paraguay 4-1, Folarin Balogun Cetak Brace

Gelombang serangan armada Merah Putih terus mengalir deras dan kembali melahirkan peluang emas pada menit ke-39 melalui aksi individu Nazriel Alfaro. Mendapatkan umpan matang dari pergerakan Reno Salampessy, Nazriel langsung melepaskan tembakan keras di depan gawang Kamboja yang sayangnya dibatalkan oleh dewi fortuna.

Bola hasil sepakan kerasnya tersebut meluncur deras melompati adangan bek lawan namun hanya membentur tiang gawang yang kokoh. Kegagalan tersebut membuat skor kacamata terus bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.

Memasuki jalannya babak kedua, dominasi permainan Timnas Indonesia U-19 semakin tidak terbendung oleh lini tengah Kamboja. Anak asuh Nova Arianto tersebut memegang kendali permainan.

Baca Juga: Roma Resmi Menunjuk Tony D’Amico sebagai Direktur Olahraga yang Baru

Meski berhasil membawa pulang medali perunggu, pencapaian ini menandai penurunan prestasi dibandingkan edisi turnamen sebelumnya. Timnas Indonesia U-19 sejatinya berstatus sebagai juara bertahan yang sangat disegani dalam turnamen kelompok umur Asia Tenggara ini.

Dua tahun lalu, saat turnamen digelar di Surabaya, Jawa Timur, Timnas Indonesia U-19 yang kala itu diasuh Indra Sjafri sukses menumbangkan Thailand 1-0 di laga final. Catatan emas masa lalu tersebut kini menjadi bahan refleksi mendalam bagi jajaran tim pelatih yang kini memegang tongkat estafet kepemimpinan.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X