SportlinkNews - Langkah Timnas Indonesia U-19 untuk melaju ke final ASEAN Boys U-19 Championship 2026 harus terhenti di depan pendukung sendiri.
Garuda Muda kalah tipis 0-1 dari Australia pada laga semifinal yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Kamis, 11 Juni malam WIB.
Hasil tersebut membuat Indonesia gagal mewujudkan ambisi tampil di partai puncak. Sebaliknya, Australia berhak melaju ke final setelah mencetak gol penentu kemenangan pada menit-menit akhir pertandingan.
Baca Juga: Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Mencoba Peruntungan Baru Lewat Tangan Dingin Carlo Ancelotti
Garuda Muda masih akan bertanding pada Sabtu, 13 Juni, untuk perebutan rangking 3/4. Usai pertandingan Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto terlihat langsung mengumpulkan seluruh pemain di pinggir lapangan.
Pelatih berusia 46 tahun itu memberikan motivasi kepada anak asuhnya agar segera bangkit menghadapi agenda berikutnya.
"Pertama saya ucapkan terima kasih kepada pemain karena telah bekerja keras dan bermain bagus. Itulah sepak bola di level tinggi," kata Nova
Baca Juga: Dua Ganda Putri Indonesia Kompak Tembus Perempat Final Australian Open 2026
"Kita tidak bisa kehilangan fokus sedikit saja. Saat kita kehilangan fokus sedikit saja, kita kemasukan dan itu menjadi pelajaran yang baik buat pemain."
Menurut mantan bek Timnas Indonesia tersebut, kekalahan dari Australia harus menjadi bekal penting menjelang agenda yang lebih besar, yakni Kualifikasi Piala Asia U-20 yang akan berlangsung pada September mendatang.
"Kita akan persiapkan diri menuju kualifikasi dan semoga pemain bisa mendapatkan sesuatu dari pertandingan ini," tambahnya.
Baca Juga: Tepis Kekhawatiran Cuaca Panas, Declan Rice Tegaskan Skuad Inggris Sudah Siap Tempur
Nova mengisyaratkan bakal melakukan sejumlah rotasi untuk memberi kesempatan bermain kepada pemain yang belum banyak tampil sepanjang turnamen.
"Masih ada pertandingan 3-4. Di pertandingan itu kita akan mencoba semua pemain yang tidak tampil hari ini. Saya ingin melihat mereka dan besok kita akan melakukan beberapa rotasi," ucap Nova.
Pada pertandingan ini, Nova menurunkan susunan pemain terbaiknya dengan menempatkan Dafa Al Gasemi di bawah mistar.
Baca Juga: Ubed Tumbangkan Unggulan, Alwi Bangkit Dramatis ke Delapan Besar Australian Open 2026
Lini belakang diisi Muhammad Al Gazani, Putu Panji, dan Mathew Baker, sementara Theodore Lemming, Eizar Tanjung, Nazriel Alfaro, Muhammad Isfandyar, dan Fabio Azkairawan mengawal sektor tengah.
Di lini depan, Arkhan Kaka dan Dimas Adi Prasetyo dipercaya menjadi ujung tombak.
Sejak peluit awal dibunyikan, Australia tampil lebih dominan dalam penguasaan bola. Young Socceroos berupaya mengontrol ritme permainan dan memaksa Indonesia lebih banyak bertahan.
Baca Juga: Aksi Heroik di Gim 4 Bawa Anunoby ke Puncak Perburuan MVP Final NBA.
Meski terus mendapat tekanan, organisasi permainan Garuda Muda berjalan cukup baik. Barisan pertahanan Indonesia mampu meredam sejumlah upaya Australia yang banyak mengandalkan serangan dari sektor sayap.
Amlani Tatu menjadi salah satu pemain yang paling aktif mengancam pertahanan Indonesia. Namun hingga pertengahan babak pertama, Australia kesulitan menciptakan peluang bersih.
Peluang berbahaya pertama datang pada menit ke-19 melalui Alexander Garbowski. Beruntung bagi Indonesia, penyelesaian akhirnya masih melenceng dari sasaran.
Baca Juga: Aksi Heroik di Gim 4 Bawa Anunoby ke Puncak Perburuan MVP Final NBA.
Indonesia sendiri lebih banyak mengandalkan serangan balik dan situasi bola mati. Lemparan jauh Fabio Azkairawan beberapa kali menciptakan tekanan ke area pertahanan lawan, meski belum mampu menghasilkan peluang matang.
Kesempatan terbaik Indonesia di babak pertama datang melalui Arkhan Kaka pada menit ke-26. Namun tembakan jarak jauhnya masih belum mengarah ke gawang Australia.
Sementara itu, Dafa Al Gasemi tampil cukup sigap di bawah mistar. Ia berhasil mengamankan beberapa percobaan dari Lawrence Wong maupun Haine Eames yang mencoba membongkar pertahanan Indonesia dari luar kotak penalti.
Baca Juga: Comeback Terbesar Final NBA! Knicks Tekuk Spurs 107-106 dan Dekati Gelar Juara.
Skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Australia meningkatkan intensitas permainan. Di sisi lain, Indonesia berusaha menjaga tempo agar pertandingan tidak berkembang sesuai keinginan lawan.
Strategi tersebut sempat berjalan cukup baik. Garuda Muda mampu membuat Australia frustrasi dan memaksa pertandingan berlangsung ketat sepanjang babak kedua.
Baca Juga: Igor Tolic Sambut Positif Laga Persib di ASEAN Club Championship 2026/27
Namun ketika pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu, petaka datang pada menit-menit akhir.
Australia berhasil membobol gawang Indonesia melalui situasi yang sempat diperiksa VAR.
Dalam tayangan ulang terlihat posisi kaki Muhammad Al Gazani masih berada sejajar meski tangan Marcus Neil tampak lebih maju. Setelah melakukan peninjauan, wasit tetap mengesahkan gol tersebut.
Baca Juga: Borneo FC Cuci Gudang, Bongkar Skuat dan Tunjuk Mauro Jeronimo sebagai Pelatih Baru
Artikel Terkait
Piala AFF U19: Timnas U-19 Indonesia Pilih Malaysia atau Thailand di Semifinal? Ini jawaban Indra Sjafri
Semifinal Piala AFF U19 Indonesia Siap Tempur, Pelatih Malaysia Keluhkan Waktu Istirahat yang Singkat
Komentar Indra Sjafri Tentang Timnas U-19 Indonesia Lawan Thailand di Final Piala AFF U19
Piala AFF U19 Putri: Timnas Indonesia Raih Perunggu Usai Tekuk Myanmar Lewat Drama Adu Penalti
Jadwal Semifinal Piala AFF U19 Malam Ini, Timnas Indonesia Vs Australia