Namun, seiring bertambahnya jumlah pemain naturalisasi Indonesia, peluang untuk kembali bermain di turnamen Asia Tenggara pun semakin besar.
Artinya, di turnamen Asia Tenggara mendatang, Indonesia bisa jauh lebih kuat dengan pemain naturalisasi, sehingga bisa mengancam lawan-lawan seperti Thailand, Vietnam, dan Malaysia.
Baca Juga: Conor Benn Beli Rolls-Royce Seharga Rp 5,8 Miliar dari Uang Tampi di Atas Ring
Dalam perkembangan lain, pemain muda berbakat Indonesia, Marselino Ferdinan resmi melakoni debutnya di Divisi Utama Inggris saat Oxford United menahan imbang Swansea 3-3 pada 3 Mei lalu.
Ini menjadi pertanda yang sangat menggembirakan bagi sepak bola tanah air, karena selain bintang-bintang naturalisasi, mereka juga masih memiliki bakat-bakat lokal yang sangat luar biasa.
Menurut media Vitenam Soha.vn, dengan pendekatan sistematis dan sumber daya keuangan yang kuat, PSSI telah mempertahankan perkembangan yang kuat dalam sepak bola muda dalam negeri meskipun menghabiskan banyak uang untuk merekrut pemain naturalisasi.
Baca Juga: Teori Rahasia Ducati Jadi Berkah bagi Fabio Quartararo dan Jorge Martin
Ini adalah dua arah pengembangan paralel yang dilakukan Indonesia dengan sangat baik, membantu sepak bola mereka berkembang pesat.