PSSI Daftarkan Stadion Pakansari dan SUGBK Jadi Markas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:37 WIB
Skuad Timnas Indonesia. (PSSI Pers)
Skuad Timnas Indonesia. (PSSI Pers)

SportlinkNews - PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) selaku badan usaha milik PSSI merilis skenario pemakaian dua stadion berbeda demi menyokong perjuangan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Kebijakan pembagian lokasi ini sengaja diambil guna menyesuaikan kebutuhan kapasitas serta efisiensi penyelenggaraan dalam tiap fase turnamen.

Langkah tersebut diwujudkan dengan mendaftarkan Stadion Pakansari di Bogor dan Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta kepada pihak AFF selaku otoritas tertinggi sepak bola Asia Tenggara. Upaya pembagian markas ini diharapkan dapat memaksimalkan dukungan suporter secara bertahap seiring berjalannya ajang regional tersebut.

Pihak panitia mengalokasikan Stadion Pakansari khusus untuk menggelar seluruh rangkaian pertandingan kandang Timnas Indonesia sepanjang bergulirnya babak penyisihan grup. Sesuai agenda, skuad Garuda dijadwalkan menjamu kedatangan Kamboja pada akhir Juli sebelum melakoni partai sengit kontra Vietnam awal Agustus.

Baca Juga: Jadi Tim Senior di Grup A, Meksiko Bidik Final Piala Dunia 2026

Sebaliknya, kemegahan Stadion Utama Gelora Bung Karno baru akan dimanfaatkan sebagai arena bertanding apabila Timnas Indonesia melangkah jauh dari babak grup. Opsi pembukaan stadion terbesar di tanah air itu sengaja disimpan untuk mengantisipasi lonjakan penonton pada fase gugur.

"Betul, jadi dua pertandingan fase grup yang kita daftarkan ke AFF itu main di Stadion Pakansari. Dan Insyaallah kalau kita masuk semifinal, semoga lawan Malaysia, dan final lawannya siapa pun, kita akan main di GBK. Itu yang kita daftarkan ke AFF," kata Direktur Utama PT GSI, Marsal Masita.

Marsal lalu menjelaskan alasan PSSI memilih Stadion Pakansari sebagai kandang Timnas Indonesia di babak grup Piala AFF 2026. Keputusan menjauhkan laga awal dari ibu kota ini rupanya didasari oleh analisis mendalam mengenai tren kehadiran penonton.

Baca Juga: Cari Pelatih Baru, Shin Tae-yong Masuk Radar Persija?

Rendahnya proyeksi keterisian tribune pada laga awal menjadi alasan utama mengapa SUGBK tidak langsung dipakai sejak fase pembukaan turnamen. Menurut Marsal, PSSI memperkirakan jumlah penonton yang hadir pada dua laga babak grup Piala AFF 2026 akan di bawah 60 ribu, yang merupakan rata-rata kehadiran suporter dalam laga timnas di SUGBK.

"Jadi Pakansari rasanya punya kapasitas yang pas buat kita lakukan dua home group stage yaitu lawan Vietnam dan Kamboja," ujarnya.

Di sisi lain, publik sempat mengkhawatirkan kelayakan Stadion Pakansari setelah area atap bangunan dilaporkan rusak akibat bencana alam beberapa waktu lalu. Marsal pun menjelaskan PSSI sudah melakukan inspeksi.

Baca Juga: Antonio Cassano Kecam Keras Silvio Baldini Panggil Pemain U21 ke Timnas Italia

Pengecekan langsung secara menyeluruh telah dituntaskan oleh perwakilan PSSI guna memastikan tidak ada ancaman bahaya bagi keselamatan pemain serta penonton yang hadir. "Aman-aman, tim PSSI sudah ke sana kemarin. Artinya persiapannya kan masih cukup ada waktu nih," ucapnya.

"Pertandingan laga kita kan setelah Piala Dunia, jadi 20-an akhir Juli. Jadi masih ada waktu, tidak ada masalah. Kita pun sudah ajukan ke AFF, konfirmasi untuk kita main di babak gurpnya di Pakansari," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X