“Indonesia adalah rumah baruku,” ujar Jonathans singkat namun penuh makna.
Indonesia menganggapnya sebagai prioritas utama dan telah menempatkannya di posisi teratas sejak debutnya di Vitesse.
Jonathans berkembang pesat di akademi muda Vitesse dan tampil mengesankan di Keuken Kampioen Divisie dengan gol dan assist-nya.
Pada bulan Januari, ia pindah ke FC Utrecht, di mana ia telah mencatatkan tiga belas penampilan resmi untuk Domstedelingen hingga saat ini.
Baca Juga: Napoli Terus Kejar Rasmus Hojlund dengan Tawarkan Kenaikan Gaji
Di Indonesia, Jonathans berpotensi membentuk lini serang bersama Ole Romeny, yang telah menjadi sensasi di Asia sejak bergabung dengan tim nasional Indonesia.
Di bawah pelatih nasional Patrick Kluivert, tim nasional Indonesia finis di urutan keempat dalam grup kualifikasi Piala Dunia 2026.
Namun, kesempatan kedua menanti di bulan Oktober melalui turnamen mini melawan Arab Saudi dan Irak.
Baca Juga: Kejuaraan Dunia Voli Putra 2025: Langkah Berat Timnas U21, Peluang 16 Besar Masih Terbuka
Skuat Indonesia kini terdiri dari campuran pemain lokal dan pemain internasional kelahiran Belanda.
Staf pelatih juga memiliki pengaruh Belanda yang kuat: Kluivert dibantu oleh Alex Pastoor dan Denny Landzaat, sementara Jordi Cruijff, Gerald Vanenburg, dan Simon Tahamata juga berperan dalam asosiasi tersebut.
Yuk gabung channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Super League, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, Sport Science, Culture, Fashion hingga seputar KONI. Klik di sini (JOIN)