Salah satunya dengan menyiapkan transportasi sendiri agar kendala serupa tidak terulang.
Baca Juga: Pelatih Alaves Terkejut Facundo Garces Terlibat Pemalsuan Dokumen Naturalisasi Timnas Malaysia
Beberapa ofisial timnas Indonesia bahkan sudah lebih dulu berangkat pada 29 September lalu, sementara para pemain akan menyusul pada 2 Oktober.
“Tidak heran kami berangkat lebih cepat. Kami ingin mencari bus sendiri agar bisa memastikan kenyamanan tim,” lanjut Arya.
Selain persoalan transportasi, PSSI juga memastikan semua fasilitas, termasuk akomodasi dan sarana latihan, akan diperiksa lebih dulu sebelum skuad Garuda tiba.
Baca Juga: Presiden Barcelona Dituduh Melakukan Penipuan Terkait Komisi Transfer
Hal ini dilakukan untuk memberi rasa nyaman sekaligus mendukung persiapan maksimal timnas.
Arya menegaskan, langkah-langkah tersebut dilakukan semata-mata demi memastikan timnas Indonesia dapat fokus menghadapi laga penentuan.
Dengan persiapan matang, tim diharapkan mampu tampil maksimal melawan Arab Saudi dan Irak.
Baca Juga: Klasemen Liga Inggris: Liverpool Tak Goyah Meski Tersandung di Palace
“Timnas dipastikan siap menghadapi laga penting ini. Kami akan memberikan fasilitas terbaik agar mereka bisa tampil optimal,” tegas Arya.
Menurutnya, faktor nonteknis memang tidak bisa dihindari dalam sepak bola internasional.
Namun, PSSI berkomitmen meminimalkan gangguan di luar lapangan agar timnas tetap fokus mengejar target.
Baca Juga: Raja Pound-for-Pound Terence Crawford Ditodong Senjata oleh Polisi
Misi utama skuad Garuda adalah bisa menembus ajang sepak bola paling bergengsi antarnegara, yaitu Piala Dunia 2026.