Sportlinknews - Di tengah sorotan terhadap sejumlah nama besar yang menghiasi skuad Timnas Indonesia, John Herdman justru memberikan kepercayaan kepada sosok yang sempat dipertanyakan banyak pihak.
Bek muda Muhammad Ferrari menjadi salah satu nama yang tetap dipertahankan dalam skuad akhir Garuda untuk FIFA Matchday melawan Oman, 5 Juni ini, meski minim menit bermain bersama klubnya musim ini.
Bagi Herdman, keputusan tersebut bukanlah perjudian. Pelatih asal Inggris itu melihat sesuatu yang lebih besar dari sekadar statistik pertandingan atau kondisi terkini seorang pemain.
Baca Juga: Ditaksir Barcelona dan Chelsea, Juventus Pasang Harga untuk Tebus Andrea Cambiaso
Dalam proses penyusunan skuad, Herdman menegaskan dirinya tidak hanya menilai performa pemain dari beberapa laga terakhir.
Tim pelatih melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari perjalanan karier, karakter bermain, hingga kebutuhan taktis yang dibutuhkan timnas.
Dari penilaian tersebut, Ferrari dinilai masih memiliki nilai penting dalam proyek jangka panjang yang sedang dibangun Herdman bersama Timnas Indonesia.
Baca Juga: Kenang Kekalahan dari Liverpool, Jordi Alba Mengaku Mentalnya Hancur
"Ferrari memiliki potensi yang sangat tinggi. Sebelum mengalami cedera, kami melihat perkembangan yang sangat positif darinya. Dia juga menunjukkan kualitas yang baik saat mengikuti pemusatan latihan pada Mei lalu," kata Herdman dalam jumpa pers di SUGBK, Jakarta, Kamis, 4 Juni.
Kepercayaan itu menunjukkan bahwa Ferrari masih berada dalam radar utama pelatih berusia 50 tahun tersebut.
Meski kesempatan bermainnya di level klub belum maksimal, Herdman menilai bek muda itu tetap memiliki fondasi yang dibutuhkan untuk berkembang menjadi pemain internasional.
Baca Juga: Catat Nih, Nomor Punggung Para Pemain Barcelona di Piala Dunia FIFA 2026
Keputusan mempertahankan Ferrari sekaligus menjadi sinyal bahwa Herdman tidak semata-mata memilih pemain berdasarkan kondisi sesaat.
Ia lebih tertarik melihat kapasitas seorang pemain dalam jangka panjang serta bagaimana pemain tersebut dapat berkontribusi terhadap identitas permainan yang sedang dibangun Garuda.
Di sisi lain, Herdman memilih untuk mengistirahatkan gelandang senior Marc Klok. Pemain Persib Bandung itu harus menepi setelah mengalami cedera ringan pada pertandingan terakhir bersama klubnya.
Baca Juga: Lama Absen Sejak 2024, Saddil Ramdani Girang Kembali Bela Timnas Indonesia
Herdman menjelaskan bahwa kondisi Klok sebenarnya tidak terlalu mengkhawatirkan. Namun tim pelatih memilih tidak mengambil risiko mengingat jadwal internasional yang masih menanti dalam waktu dekat.
Keputusan tersebut diambil agar proses pemulihan sang gelandang berjalan maksimal sebelum kembali bergabung dalam agenda Timnas Indonesia berikutnya.