timnas

Ranking Naik, Target Belum Usai: Timnas Indonesia Kini Mengejar Gerbang 100 Besar Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 23:58 WIB
Euforia para pemain Timnas Indonesia menyambut kemenangan atas Mozambik pada uji coba internaisonal kedua, 9 Juni lalu di SUGBK, Jakarta.

SportlinkNews - Dua kemenangan di laga uji coba internasional di FIFA Matchday 5 dan 9 Juni lalu membuat grafik Timnas Indonesia perlahan menanjak. Kemenangan itu mengantarkan skuad Garuda memperbaiki posisinya di ranking FIFA. 

Kemenangan besar 3-0 atas Oman (rangking FIFA 79)  dan 1-0 atas Mozambik (rangking FIFA 103) mendongkrong posisi Indonesia di peringkat 118 dunia.

Tambahan 12,25 poin membuat skuad Merah Putih kini mengoleksi 1.157,14 poin dan hanya berjarak sangat tipis dari Sudan yang berada satu tingkat di atas mereka.

Baca Juga: Indonesia Sapu Bersih Lebanon, Kini Bidik Posisi Kelima AVC Cup 2026

Meski pencapaian tersebut disambut positif, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, meminta seluruh elemen tim untuk tidak terlena. Menurutnya, kenaikan ranking harus dipandang sebagai bagian dari proses, bukan tujuan akhir.

"Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Poin penuh di dua pertandingan kemarin memperbaiki peringkat kita. Terima kasih kepada seluruh suporter yang terus setia mendukung Timnas," kata Erick.

Namun, ia menegaskan bahwa perjalanan Indonesia masih panjang. Target yang ingin dicapai bukan sekadar naik beberapa tingkat, melainkan mengembalikan Indonesia ke kelompok 100 besar dunia yang sudah lama ditinggalkan.

Baca Juga: Satria Muda Kandas di Semifinal, Bogor Hornbills Pastikan Tempat di Final IBL 2026

"Saya tetap mengingatkan, peringkat di sepak bola kadang tidak menjamin hasil akhir. Jadi, kita harus tetap membumi dan fokus pada pertandingan-pertandingan selanjutnya agar bisa terus mendekati dan masuk 100 dunia," ujarnya.

Target tersebut bukan tanpa alasan. Indonesia terakhir kali menghuni 100 besar ranking FIFA pada Oktober 2005 saat menempati posisi ke-98.

Sejak saat itu, selama lebih dari dua dekade, Indonesia belum mampu kembali ke kelompok elite tersebut.

Baca Juga: Derrick Michael Jadi Pebasket Indonesia Pertama di Kasta Tertinggi B.LEAGUE Jepang

Di tengah ambisi besar itu, pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, melihat banyak tanda positif dari perkembangan timnya.

Ia menilai keberhasilan mengalahkan Oman dan Mozambik menunjukkan kematangan skuad dalam menghadapi tantangan yang berbeda.

Menurut Herdman, dua lawan tersebut memiliki karakter permainan yang tidak sama, namun para pemain mampu menyesuaikan diri dan tetap menjalankan rencana pertandingan dengan baik.

Baca Juga: Balaton Park Jadi Saksi Kemenangan ke-100 Marc Marquez dan Ducati

"Saya bangga karena para pemain mampu beradaptasi dengan baik. Dua kemenangan beruntun atas tim berperingkat lebih tinggi menunjukkan perkembangan yang luar biasa," kata Herdman.

Pelatih asal Kanada itu bahkan melihat perubahan signifikan dalam cara bermain tim. Baginya, Indonesia kini menjadi tim yang jauh lebih kompetitif dan mampu memberikan ancaman nyata kepada lawan-lawannya.

"Saat ini, para pemain terlihat jauh lebih berbahaya bagi lawan," tukasnya.

Baca Juga: Australia Open 2026: Jalan Terjal Rachel/Febi Pertahankan Gelar, Unggulan Pertama China Menanti di Semifinal

Optimisme Herdman bukan tanpa dasar. Dalam enam bulan ke depan, Timnas Indonesia masih memiliki banyak kesempatan untuk menambah poin ranking FIFA.

Agenda yang menanti antara lain ASEAN Hyundai Cup 2026 pada akhir Juli, sejumlah pertandingan internasional FIFA Matchday, hingga persiapan menuju Piala Asia 2027.

Dengan potensi memainkan 10 hingga 12 pertandingan hingga akhir tahun, peluang Indonesia untuk terus mendekati target 100 besar FIFA tetap terbuka lebar.

Tags

Terkini