SportlinkNews - Timnas bola voli putri Indonesia menutup fase grup AVC Cup 2026 dengan catatan positif.
Menghadapi Lebanon pada pertandingan terakhir Grup B di Candon City Arena, Ilocos Sur, Filipina, Jumat 12 Juni 2026, skuad Merah Putih tampil dominan untuk mengamankan kemenangan tiga set langsung 25-20, 25-13, dan 25-9.
Sayangnya, kemenangan itu belum cukup untuk mengantarkan Indonesia ke babak semifinal.
Baca Juga: Satria Muda Kandas di Semifinal, Bogor Hornbills Pastikan Tempat di Final IBL 2026
Tim asuhan Marcos Sugiyama harus puas mengakhiri fase grup di peringkat ketiga klasemen dan melanjutkan perjuangan di perebutan posisi kelima melawan Australia pada Sabtu, 13 Juni.
Meski begitu, kemenangan ini jadi modal kepercayaan diri bagi pemain.
Pada pertandingan ini, Indonesia tampil dengan sejumlah perubahan komposisi pemain. Marcos Sugiyama memberikan kesempatan kepada beberapa pemain muda untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak.
Baca Juga: Derrick Michael Jadi Pebasket Indonesia Pertama di Kasta Tertinggi B.LEAGUE Jepang
Gendis, Putri Agustin, dan Syelomitha dipercaya mengisi lini serang, sementara Arneta Putri menjalankan peran setter dan Fajriani Ema Herawati tampil sebagai libero.
Meski pada akhirnya menang meyakinkan, Indonesia sempat mendapat perlawanan sengit pada set pembuka. Lebanon mampu mengimbangi permainan hingga skor 17-17 dan bahkan sempat memimpin 19-17 setelah meraih dua poin beruntun.
Momentum pertandingan berubah setelah timeout yang diambil tim pelatih Indonesia. Arneta Putri menghadirkan service ace penting yang menghidupkan kembali ritme permainan Merah Putih.
Baca Juga: Balaton Park Jadi Saksi Kemenangan ke-100 Marc Marquez dan Ducati
Tak lama berselang, blok dari Syelomitha membawa Indonesia berbalik unggul dan mulai menjauh.
Indonesia kemudian mengamankan set point pada kedudukan 24-20 sebelum Geofanny menutup set pertama lewat penyelesaian sempurna setelah memanfaatkan bola overpass dari lawan.
Setelah melewati tekanan di awal laga, Indonesia tampil semakin nyaman. Serangan yang lebih efektif dan pertahanan yang solid membuat Lebanon kesulitan mengembangkan permainan.
Baca Juga: Revans Manis Sabar/Reza Antar Indonesia ke Semifinal Australian Open 2026
Dominasi Merah Putih terlihat jelas pada dua set berikutnya yang berakhir dengan skor telak 25-13 dan 25-9.
Manajer tim nasional putri Indonesia, Luciana Taroreh, menilai pertandingan melawan Lebanon menjadi kesempatan berharga untuk menambah pengalaman bertanding bagi para pemain muda yang mendapat kepercayaan tampil.
"Pertandingan melawan Lebanon menjadi kesempatan yang baik bagi tim untuk memberikan jam terbang kepada beberapa pemain muda," ujar Luciana.
"Para pemain mampu menjalankan instruksi dengan baik, meskipun masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki, terutama dalam menjaga konsistensi permainan di setiap set," tambahnya.
Menurutnya, kemenangan ini memiliki arti penting dalam membangun kepercayaan diri tim, meski fokus utama tetap berada pada proses pembentukan dan pengembangan skuad dalam jangka panjang.
"Kemenangan ini penting untuk membangun kepercayaan diri tim. Namun, kami tetap fokus pada proses pengembangan tim secara keseluruhan," ucapnya.
Baca Juga: Australia Open 2026: Jalan Terjal Rachel/Febi Pertahankan Gelar, Unggulan Pertama China Menanti di Semifinal
Indonesia kini langsung mengalihkan perhatian ke laga perebutan posisi kelima melawan Australia.
Tim pelatih akan memanfaatkan waktu yang tersedia untuk memulihkan kondisi pemain sekaligus melakukan evaluasi teknis sebelum menghadapi tantangan berikutnya.
Luciana menilai Australia memiliki karakter permainan yang berbeda dengan kekuatan utama pada postur pemain dan efektivitas serangan.
Artikel Terkait
Menpora Dito Ariotedjo Sebut Proliga Jadi Pemanasan untuk Hadapi AVC Cup 2024
AVC Cup 2026: PBVSI Kantongi 32 Nama Putri, Putra Tunggu Pelatih Baru
AVC Cup-Women 2026: Servis Agresif dan Mental Tangguh Antar Indonesia Tekuk Iran
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putri Indonesia Takluk dari Kazakstan 0-3
Indonesia Jaga Asa di AVC Cup 2026 Usai Kalahkan Hong Kong