SportlinkNews - Ambisi besar mengiringi langkah timnas Indonesia menuju ASEAN Championship 2026.
Namun, di balik target mengakhiri penantian gelar, para pemain memilih mengesampingkan euforia dan memusatkan perhatian pada proses yang sedang dijalani selama pemusatan latihan di Bali.
Gelandang Thom Haye mengatakan atmosfer di dalam skuad saat ini sangat positif. Menurutnya, seluruh pemain menikmati setiap sesi latihan, tetapi tetap menunjukkan komitmen tinggi untuk mempersiapkan diri menghadapi turnamen.
Baca Juga: Persiapan Lebih Matang, Persija Tunda Keberangkatan Pramusim ke Thailand
"Sejauh ini semuanya berjalan sangat baik. Fasilitas tempat kami berlatih sangat bagus dan suasana di dalam tim juga positif. Semua pemain memiliki energi yang besar. Kami menikmati prosesnya, tetapi pada saat yang sama juga bekerja sangat keras," imbuhnya.
Pemain berusia 31 tahun itu menilai program latihan yang dijalankan tim pelatih mulai memberikan dampak positif. Meski diakui menyerupai program pramusim dengan intensitas tinggi, seluruh pemain mampu menjalaninya dengan antusias.
"Kondisi kami sangat baik. Program ini memang terasa seperti pramusim, tetapi mentalitas semua pemain sangat positif. Kami mulai merasa semakin kuat dan semakin siap menghadapi pertandingan," ujarnya.
Baca Juga: Soroti Intensitas Latihan Persija, Denis Kolinger Puji Profesionalisme Shin Tae-yong
Indonesia tergabung dalam persaingan ketat ASEAN Championship 2026 bersama sejumlah rival kuat, termasuk Vietnam, Thailand, dan Malaysia.
Meski demikian, Thom menegaskan skuad Garuda tidak ingin menghabiskan energi untuk memikirkan kekuatan para pesaing.
Menurut pemain Persib Bandung tersebut, arahan pelatih John Herdman sangat jelas, yakni fokus pada perkembangan tim sendiri dan menjalani setiap pertandingan secara bertahap.
Baca Juga: Mariano Peralta Berpeluang Jalani Debut bersama Persib di Piala Presiden 2026
"Saat ini kami tidak perlu terlalu banyak membicarakan tim lain. Seperti yang selalu dikatakan Coach John, kami harus menjalani pertandingan demi pertandingan," tuturnya.
"Fokus kami sekarang adalah mempersiapkan laga pertama, setelah itu baru memikirkan lawan berikutnya."
Meski demikian, Thom tidak menutupi ambisi besar yang dimiliki seluruh anggota tim.
Baca Juga: Jelang China Open 2026, Fajar/Fikri Diminta Tak Terlena Gelar Japan Open
Ia menegaskan Indonesia datang ke turnamen dengan target menjadi juara, meski pencapaian tersebut hanya bisa diraih jika tim mampu menjaga fokus sejak pertandingan pertama.
"Target kami sangat jelas, yaitu menjadi juara. Kami datang untuk menang dan tidak takut mengatakannya. Namun, saat ini fokus kami tetap pada pekerjaan yang harus dilakukan setiap hari dan pertandingan pertama," katanya.
Thom juga menyoroti komposisi skuad yang dinilainya semakin seimbang dengan perpaduan pemain senior dan talenta muda.
Baca Juga: Komite Olimpiade Indonesia Tunda Kongres Pemilihan hingga Maret 2029
Sebagai salah satu pemain paling berpengalaman di tim, ia ingin membantu proses adaptasi para pemain muda agar mampu berkembang lebih cepat.
"Kami memiliki banyak pemain berpengalaman dan juga talenta muda yang menjanjikan. Saya ingin menjadi contoh yang baik bagi mereka, memberikan energi positif, dan membantu kapan pun dibutuhkan," ungkapnya.
Menurutnya, keseimbangan tim saat ini sangat baik.