SportlinkNews - Pemusatan latihan Timnas Indonesia di Bali memasuki fase akhir menjelang bergulirnya Piala AFF 2026. Pelatih John Herdman menyatakan kesiapan penuh anak asuhnya dalam menghadapi persaingan ketat di babak penyisihan grup.
Laga pembuka Grup A akan mempertemukan Timnas Indonesia melawan Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7). Pertandingan tersebut menjadi ujian awal bagi efektivitas persiapan tim selama dua pekan terakhir.
Kepercayaan diri jajaran pelatih terangkat setelah melihat performa meyakinkan para pemain dalam laga uji coba. Kemenangan telak 3-0 atas Bali United menjadi bukti nyata peningkatan pemahaman taktik di lapangan.
Baca Juga: Statistik Phil Foden Bikin Manchester City Memperpanjang Kontraknya Hingga 2030
Meskipun mengamankan hasil positif, Herdman enggan berpuas diri atas pencapaian anak asuhnya. Ia menegaskan bahwa pembenahan taktik dan pematangan kerja sama tim tetap menjadi fokus utama latihan.
"Sebenarnya kami tidak melihat hasil, namun melihat sejauh mana organisasi tim berjalan dengan baik. Saya melihat perkembangan mereka terus menanjak dari hari ke hari," kata Herdman di Bali United Training Center.
Kehadiran sosok Ivar Jenner di jajaran pemain tengah dinilai memberikan warna baru pada skema permainan Timnas Indonesia. Herdman memuji komitmen tinggi yang ditunjukkan gelandang berusia 22 tahun tersebut.
Baca Juga: Issa Diop Tinggalkan Fulham Merapat ke Ipswich Town Hingga 2030
"Pengalamannya sangat membantu kami. Dia pria yang percaya diri dan terus berkembang dan semakin baik setiap kali saya bekerja dengannya," ucapnya.
"Dia selalu menunjukkan sesuatu yang baru dan berbeda. Sangat senang bersamanya selama sekitar dua minggu ini," ia melanjutkan.
Selain mematangkan kesiapan internal, tim pelatih juga aktif menganalisis peta kekuatan calon lawan di Grup A. Langkah pemetaan tersebut penting untuk mengantisipasi kejutan yang mungkin dihadirkan oleh tim kompetitor.
Baca Juga: Mengenal Jeremy Monga, Winger Muda Bertalenta yang Diboyong Manchester City
Herdman secara khusus menyoroti geliat penambahan kekuatan yang dilakukan oleh para rival kawasan. "Saya dengar di skuad Vietnam ada lima pemain naturalisasi asal Brasil. Kemudian Kamboja juga ada sepuluh (pemain)," ungkapnya.
Keberadaan deretan pemain naturalisasi tersebut diprediksi membuat peta persaingan grup semakin ketat. "Ini sangat menarik sekaligus ujian bagi kami," tuturnya.