Karena itu, ia percaya kesenjangan yang saat ini dimiliki Vietnam bukan sesuatu yang bersifat permanen.
"Mungkin besok Vietnam berada di depan kami. Namun, dalam tiga atau empat minggu ke depan, bisa saja situasinya berbeda. Itulah hakikat sebuah turnamen. Sebuah tim harus terus tumbuh," imbuhnya.