ASEAN Championship 2026: Lawan Timor Leste, Garuda Bidik Bekal Menuju Laga Penentuan

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Kamis, 30 Juli 2026 | 22:12 WIB
Timnas Indonesia di penampilan pertama Grup A ASEAN Championship 2026 melawan Kamboja, di Stadion Pakansari, Kab. Bogor, Senin, 27 Juli.
Timnas Indonesia di penampilan pertama Grup A ASEAN Championship 2026 melawan Kamboja, di Stadion Pakansari, Kab. Bogor, Senin, 27 Juli.

SportlinkNews - Laga melawan Timor Leste bukan sekadar kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk menambah tiga poin dan memperbaiki peringkat di klasemen Grup A ASEAN Championship Hyundai Cup 2026. 

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Chonburi, Thailand, Jumat, 31 Juli 2026, juga menjadi pijakan penting bagi skuad Garuda sebelum memasuki rangkaian dua laga terakhir penyisihan grup yang diprediksi jauh lebih berat.

Setelah membuka turnamen dengan kemenangan telak 5-1 atas Kamboja, Indonesia kini berada dalam posisi yang cukup baik untuk memperkuat peluang lolos ke babak semifinal.

Baca Juga: Beda Sikap dari UEFA, Presiden Federasi Ceko Dukung Wacana FIFA Jual Saham Piala Dunia

Namun, persaingan di Grup A diperkirakan akan semakin ketat mengingat hanya dua tim teratas yang berhak melaju ke fase gugur.

Tiga poin atas Timor Leste dinilai akan menjadi modal berharga sebelum Indonesia menghadapi dua rival utama, Vietnam pada 3 Agustus dan Singapura empat hari kemudian.

Hasil positif pada laga kedua akan menjaga posisi Garuda tetap berada dalam persaingan papan atas sekaligus mengurangi tekanan saat memasuki dua pertandingan penentuan.

Baca Juga: Bandingkan dengan Spanyol dan Inggris, Roberto Mancini Minta Bakat Muda Italia Diberi Kesempatan

Pengamat sepak bola nasional, Erwin Fitriansyah, menilai momentum menghadapi Timor Leste juga bisa dimanfaatkan pelatih John Herdman untuk mengatur komposisi pemain.

Dengan kedalaman skuad yang dimiliki, rotasi dinilai penting agar para pemain inti tetap berada dalam kondisi terbaik ketika menghadapi Vietnam.

"Melawan Timor Leste bisa dimanfaatkan untuk memberi kesempatan kepada pemain yang selama ini belum banyak mendapat menit bermain," kata Erwin di Jakarta, Rabu, 29 Juli.

Baca Juga: Shin Tae-yong Puji Performa Enam Pemain Asing Baru Persija Meski Belum Maksimal

"Ujian sesungguhnya bagi Indonesia adalah Vietnam karena mereka merupakan lawan terkuat di Grup A," tambahnya.

Menurutnya, peluang Indonesia menembus semifinal masih sangat terbuka. Bahkan, ia optimistis Garuda mampu bersaing dengan Singapura dalam perebutan posisi dua besar klasemen.

"Saya masih optimistis Indonesia bisa melewati Singapura. Tetapi penentuan sesungguhnya ada saat menghadapi Vietnam. Kalau Indonesia bisa menang, peluang menjadi juara grup sekaligus lolos ke babak berikutnya akan semakin besar," imbuhnya.

Baca Juga: Roy Keane Kecam Keras Pengunduran Diri Paolo Maldini

Di sisi lain, Erwin mengingatkan Indonesia juga tidak bisa mengabaikan potensi Singapura sebagai kuda hitam.

Meski tidak banyak dijagokan sebelum turnamen dimulai, The Lions sudah membuktikan kapasitasnya dengan menyapu bersih dua laga awal dan memimpin klasemen sementara Grup A.

Pelatih Singapura, Gavin Lee, bahkan menegaskan timnya tidak gentar menghadapi tekanan yang menyertai status sebagai pemuncak klasemen. Ia justru menganggap ekspektasi tinggi menjadi motivasi tambahan bagi anak asuhnya.

Baca Juga: Lima Tahun Mengabdi, Eddie Howe Segera Tinggalkan Newcastle United

"Tekanan adalah sebuah keistimewaan bagi kami. Kami lebih suka berada dalam posisi ketika orang mengharapkan sesuatu dari kami. Kami ingin memenuhi harapan itu dan menciptakan kenangan baru," ujar Gavin Lee.

Situasi tersebut membuat setiap pertandingan di Grup A memiliki arti penting. 

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia Malam Ini

Senin, 27 Juli 2026 | 15:40 WIB
X