Namun, itu belum berhenti di situ. Hanya 9 menit kemudian, Hai Long memanfaatkan serangan balik cepat untuk sekali lagi mengalahkan Nadeo dengan tembakan ke arah sudut dekat.
Tembakannya lemah, tetapi karena penyelamatan diving Nadeo yang buruk, gawang Garuda tetap kebobolan. Dua gol cepat yang kebobolan dalam skenario yang sama membuat Indonesia tertinggal 0-2 di babak pertama, menempatkan mereka dalam posisi mengejar yang sangat sulit.
Baca Juga: Herdman Akui Vietnam Lebih Baik, Indonesia Wajib Bangkit di Singapura
Penyelamatan diving Nadeo yang buruk pada gol pertama yang kebobolan.
Terus-menerus membiarkan lawan memanfaatkan ruang yang sama membuat kesabaran manajer John Herdman hampir habis, terutama setelah ia mencadangkan Nadeo melawan Timor Leste untuk memberi kesempatan kepada Cahya Supriadi.
Jika ia tidak segera memperbaiki kelemahan di tiang dekat ini, hari di mana Nadeo dicoret dari susunan pemain inti mungkin tidak akan lama lagi.
Nostalgia untuk kiper-kiper kelas Eropa seperti 'Spider-Man'.
Baca Juga: Perkuat Kepemimpinan Ruang Ganti, Xabi Alonso Ubah Arah Kebijakan Transfer Chelsea
Melihat kecanggungan dan serangkaian kesalahan konyol Nadeo di gawang, para penggemar dan pakar Indonesia tak bisa tidak mengenang kiper-kiper kelas dunia Eropa seperti Maarten Paes atau Emil Audero.
Perbedaan besar dalam pemikiran taktis, refleks, dan keterampilan teknis dasar antara kiper domestik seperti Nadeo dan "Spider-Man" yang terkenal secara internasional ini belum pernah sejelas ini.
Seorang kiper yang terlatih di lingkungan tingkat atas seperti Belanda atau Italia, seperti Paes atau Audero, akan selalu tahu cara mengontrol ruang, menutup sudut secara efektif, dan menjaga keseimbangan yang tepat sebelum lawan melakukan tembakan.
Seandainya kiper Indonesia dalam pertandingan terakhir adalah Maarten Paes dengan tinggi badan yang mengesankan dan refleks yang luar biasa, atau Emil Audero dengan kaki dan lengan yang panjang, mungkin skenarionya akan berbeda.
Baca Juga: Megawati Punya Kembaran di Hyundai Dipanggil Kakak
Mereka tidak akan mudah melakukan kesalahan penyelamatan dan kebobolan seperti yang dialami Nadeo. Ia pun dirujak warganet. Akun X @G4mblerrr saking kecewa mempoting foto Nadeo sedang menangkap kodok.
"Haduhhhh nadeo ampun dah," tulis akun Fazguno. "Emg gak bener ni king indo. Nadeo out," sentil Putri Auerelia.