timnas

Herdman Benahi Transisi Pertahanan Timnas Jelang Laga Hidup Mati Kontra Singapura

Kamis, 6 Agustus 2026 | 22:34 WIB
Gelandang Timnas Marc Klok berusaha mengontrol bola saat laga melawan Vietnam, 3 Agustus lalu. Indonesia akan melakoni laga krusial melawan Singapura pada Jumat, 7 Agustus.

SportlinkNews - Timnas Indonesia memanfaatkan jeda singkat sebelum laga krusial di penyisihan terakhir Grup A ASEAN Championship 2026 melawan Singapura, untuk membenahi kekurangan.

Pelatih John Herdman memastikan skuad Garuda telah melakukan evaluasi dan akan tampil lebih siap demi mengamankan tiket ke babak semifinal.

Indonesia datang ke Singapura dengan tekanan besar setelah kekalahan 0-3 dari Vietnam membuat peluang lolos bergantung pada hasil pertandingan terakhir.

Baca Juga: MotoGP Inggris: Marco Bezzecchi Akui Dirinya Belum 100 Persen Pulih dari Cedera

Kemenangan menjadi harga mati bagi skuad Merah Putih, sementara hasil imbang sudah cukup mengantarkan Singapura ke fase gugur. Pertandingan ini akan berlangsung Jumat, 7 Agustus di Stadion Jalan Besar, Singapura.

Herdman mengungkapkan evaluasi utama timnya tertuju pada organisasi permainan, khususnya saat kehilangan bola.

Menurutnya, masih banyak hal positif dari penampilan melawan Vietnam meski terdapat beberapa kelemahan yang harus segera diperbaiki.

Baca Juga: Newcastle United Menunjuk Matthias Jaissle sebagai Pelatih Kepala Baru

"Banyak aspek positif dari pertandingan melawan Vietnam, tetapi transisi pertahanan kami terkadang masih terlalu terbuka. Itu menjadi salah satu area yang akan kami perbaiki," imbuhnya dalam jumpa pers di Singapura, Kamis, 6 Agustus.

Mantan Pelatih Timnas Kanada itu menilai Singapura akan menghadirkan tantangan yang berbeda dibanding Vietnam. Karena itu, pendekatan yang disiapkan juga disesuaikan dengan karakter permainan lawan.

"Singapura adalah tim yang sangat berbeda dari Vietnam. Setiap pertandingan memiliki tantangannya sendiri, dan mereka memiliki identitas serta kualitas yang berbeda. Para pemain memahami betapa pentingnya pertandingan ini," katanya.

Baca Juga: Dewa United Kembali Datangkan Penyerang Asal Brasil untuk Kedalaman Skuatnya di Super League 2026/27

Di tengah besarnya tekanan, Herdman memilih menjaga kondisi mental pemain agar tetap stabil. Ia ingin skuad Garuda fokus menjalankan rencana permainan tanpa terbebani situasi yang mengharuskan mereka meraih kemenangan.

"Tugas saya sebagai pelatih adalah menjaga para pemain tetap tenang dan fokus pada proses yang menyatukan tim serta membantu kami memenangkan pertandingan. Mereka akan siap," tegasnya.

Meski Singapura hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos ke semifinal, Herdman tidak yakin tim asuhan Gavin Lee akan bermain bertahan sepanjang pertandingan.

Baca Juga: Kalahkan Arema FC, Persija Amankan Peringkat Ketiga Piala Presiden 2026

Ia memperkirakan tuan rumah tetap mempertahankan gaya bermain agresif yang selama ini menjadi ciri khas mereka.

Sementara itu, Herdman meminta anak asuhnya tetap tenang sekaligus menunjukkan semangat juang tinggi sebagai respons atas kekalahan dari Vietnam.

"Tetap tenang berarti fokus pada tugas yang ada, tetapi kami juga harus menunjukkan semangat juang. Kami adalah tim yang terluka dan memiliki sesuatu untuk dibuktikan, pertama kepada diri kami sendiri, kemudian kepada semua orang," ujarnya.

Baca Juga: Arsenal Ditekuk Real Betis, Mikel Arteta Sebut Blunder di Pramusim Lebih Baik

Menurut Herdman, ketenangan hanya bisa terwujud jika seluruh pemain tetap percaya pada rencana yang telah disusun dan menjaga kekompakan yang dibangun selama pemusatan latihan.

"Kami telah membangun kebersamaan di dalam tim. Semua pemain memahami apa yang harus dilakukan," tuturnya.

"Tetap tenang berarti berkomitmen pada rencana dan percaya bahwa kami memiliki kemampuan untuk berhasil. Namun, semangat juang itu juga harus ada," pungkasnya melanjutkan.

Tags

Terkini