"Ketenangan itu muncul dari komitmen terhadap pendekatan kolektif. Kami telah membangun kebersamaan dalam tim, dan semua orang paham apa yang harus dilakukan."
"Itulah arti ketenangan: berkomitmen pada rencana dan percaya bahwa kami memiliki kemampuan untuk meraih sukses. Namun, semangat membara itu juga harus tetap ada."
Singapura, yang tidak akan diperkuat Kyoga Nakamura karena skorsing, berambisi mencapai semifinal untuk ketiga kalinya dalam empat turnamen terakhir.
Setelah meraih kemenangan atas Kamboja dan Timor-Leste serta bermain imbang melawan Vietnam, tambahan satu poin saja sudah cukup untuk membawa mereka melaju ke tahap berikutnya.
Baca Juga: Rodri Memicu Persaingan Sengit antara Real Madrid dan Barca
"Kami mengawali kompetisi ini dengan tekad bahwa performa kamilah yang akan menentukan nasib kami," ujar Lee. "Kami tidak boleh membiarkan situasi ataupun kemungkinan hasil akhir memengaruhi cara kami bermain.
"Kami berhasil mencapai tahap ini dengan bermain sesuai identitas dan menampilkan gaya permainan kami sendiri; jadi, kami tidak boleh membiarkan hitung-hitungan kelolosan memengaruhi pendekatan kami.
"Namun, jika situasi menuntut pengambilan keputusan tertentu di menit-menit akhir, kami cukup cerdas untuk melakukannya. Untuk saat ini, pendekatan kami tetap sama."
Baca Juga: Resmi: Como Merekrut Couto dari Borussia Dortmund
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)