timnas

Gagal ke Semifinal, John Herdman Ungkap Pekerjaan Rumah Timnas Indonesia

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 22:23 WIB
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman alihkan fokus ke FIFA ASEAN Cup 2026. (@timnasindonesia)

SportlinkNews - Kegagalan Timnas Indonesia melaju ke semifinal ASEAN Championship 2026 menjadi alarm bagi John Herdman.

Pelatih asal Inggris itu menilai Skuad Garuda masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah, terutama dalam memaksimalkan peluang dan menghindari kesalahan-kesalahan kecil yang kembali merugikan tim.

Indonesia sebenarnya tampil dominan ketika menghadapi Singapura pada laga terakhir Grup A di Stadion Jalan Besar, Jumat, 7 Agustus kemarin.

Baca Juga: Xabi Alonso Tegaskan Chelsea Tidak Beli Kiper Baru Musim Panas Ini

Skuad Garuda mampu menguasai bola dan menciptakan sejumlah peluang setelah Ragnar Oratmangoen membawa tim unggul pada awal babak kedua.

Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Kelengahan di lini belakang memberikan ruang bagi Ilhan Fandi untuk mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-66.

Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan berakhir. Hasil tersebut membuat Singapura mengamankan tiket semifinal sebagai runner-up Grup A, sedangkan Indonesia harus mengakhiri perjalanan di turnamen.

Baca Juga: Bernardo Tavares Mulai Fokus Siapkan Persebaya Menghadapi Kompetisi Super League 2026/27

Bagi Herdman, persoalan Indonesia bukan terletak pada kemampuan mendominasi pertandingan. Justru, penyelesaian akhir dan detail-detail kecil menjadi pembeda yang membuat Skuad Garuda gagal meraih kemenangan yang dibutuhkan.

"Saya lebih memilih membahas apa yang dilakukan para pemain kami. Menurut saya, kami mendominasi pertandingan. Kami lebih unggul dalam permainan, tetapi saya harus memberikan apresiasi kepada Singapura," ungkapnya.

Pelatih berusia 51 tahun itu mengakui Singapura mampu memperlihatkan pertahanan yang solid. Namun, menurutnya, Indonesia memiliki cukup banyak peluang untuk mengunci kemenangan.

Baca Juga: Bhayangkara FC Bawa Alumni Akademi River Plate untuk Perkuat Lini Pertahanan Sepanjang Super League 2026/27

"Mereka menunjukkan ketangguhan yang luar biasa dan terorganisasi dengan baik. Namun, kami memiliki cukup peluang untuk memenangkan pertandingan," imbuhnya.

Masalah berikutnya adalah kemampuan Indonesia mempertahankan konsentrasi hingga pertandingan berakhir.

Herdman menilai Skuad Garuda sudah melakukan hampir semuanya dengan baik, tetapi gagal menyelesaikan pekerjaan paling penting, yakni mencetak gol tambahan.

Baca Juga: Coventry City Datangkan Pemain Ghana Caleb Yirenkyi untuk Liga Primer 2026/27

"Kami menguasai bola dengan baik dan mampu mengendalikan permainan. Mereka sudah melakukan segalanya, kecuali mencetak gol kedua," tutur Herdman.

Selain efektivitas di depan gawang, Herdman juga menyoroti pentingnya kemampuan pemain mengendalikan emosi ketika pertandingan berjalan dalam tekanan.

Baginya, menghadapi situasi sulit merupakan bagian dari proses yang harus dilewati tim. Pemain harus tetap fokus terhadap tugasnya, terlepas dari berbagai situasi yang terjadi di lapangan.

Baca Juga: Duet Park Jun-heong dan Marcelo Djalo Bakal Jadi Lini Pertahanan Persik yang Sulit Ditembus

"Kesalahan-kesalahan kecil itulah yang merugikan kami di turnamen ini. Menghadapi pertandingan yang sulit dan situasi yang sulit tentu merupakan bagian dari proses belajar," ujarnya.

"Bagaimana kami mengendalikan emosi dan tetap fokus pada tugas yang sedang dihadapi."

Kegagalan di ASEAN Hyundai Cup 2026 kini menjadi bahan evaluasi sebelum Indonesia menghadapi agenda berikutnya pada September dan Oktober.

Baca Juga: Manchester City Mentahkan Penawaran Perdana Barcelona untuk Transfer Rodri

Herdman memastikan tim akan menggunakan pengalaman dari turnamen ini untuk melakukan pembenahan. Ia bahkan menegaskan kesalahan-kesalahan kecil yang terjadi saat menghadapi Singapura tidak boleh kembali terulang.

"Kami akan memperbaikinya dan tampil dengan semangat baru," tegasnya.

Indonesia memang harus menunggu lebih lama untuk mewujudkan ambisi meraih trofi ASEAN Championship pertama. Namun, Herdman melihat masih ada kesempatan bagi Skuad Garuda untuk bangkit.

Baca Juga: Liverpool Segera Resmikan Kedatangan Ronald Araujo dari Barcelona

Agenda FIFA ASEAN pada September dan Oktober menjadi panggung berikutnya.

Di sana, Herdman ingin melihat Indonesia tampil lebih matang, lebih efektif dalam memanfaatkan peluang, serta mampu menjaga konsentrasi dan emosi ketika menghadapi tekanan.

"Saya benar-benar tidak sabar untuk bermain melawan Singapura lagi. Waktunya sudah dekat," ucap mantan pelatih timnas Kanada tersebut.

Tags

Terkini

Prediksi Singapura vs Indonesia: Jangan Main-main

Jumat, 7 Agustus 2026 | 11:30 WIB