SportlinkNews - Vietnam tak ingin mengendurkan intensitas meski hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan tiket ke semifinal ASEAN Championship 2026.
Pelatih Kim Sang-sik justru membidik kemenangan saat menjamu Kamboja pada laga terakhir Grup A di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Jumat, 7 Agustus demi mengamankan status juara grup.
Posisi Vietnam memang cukup nyaman setelah mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan. Kemenangan telak 3-0 atas Indonesia pada laga sebelumnya membawa Golden Star Warriors ke puncak klasemen unggul selisih gol atas Singapura.
Baca Juga: Real Madrid dan Adidas Rilis Jersey Kedua untuk Musim 2026/27
Meski demikian, Kim menegaskan target timnya bukan sekadar lolos ke babak empat besar. Ia ingin Vietnam menutup fase grup dengan kemenangan sekaligus memperbaiki produktivitas di kandang.
"Tujuan utama kami adalah memenangkan pertandingan besok karena kami ingin finis di puncak grup," kata Kim dalam jumpa pers di Hanoi, Kamis, 6 Agustus.
"Kami tidak mencetak gol saat melawan Singapura di kandang, dan itu cukup mengecewakan. Besok kami akan berusaha menampilkan permainan menyerang yang lebih baik," tambahnya.
Baca Juga: Trabzonspor Ikat Mohamed Salah Selama Dua Musim
Pelatih asal Korea Selatan itu mengaku telah melakukan evaluasi menyeluruh setelah hasil imbang tanpa gol melawan Singapura. Evaluasi tersebut terbukti membuahkan hasil ketika Vietnam tampil dominan dan mengalahkan Indonesia di Bogor.
"Kami gagal memanfaatkan peluang saat melawan Singapura. Setelah pertandingan itu kami berlatih sangat keras dan mempersiapkan diri dengan cermat. Itu membantu kami meraih hasil yang bagus saat menghadapi Indonesia," imbuhnya.
Kim juga menilai kedalaman skuad menjadi salah satu kekuatan utama Vietnam di turnamen ini.
Baca Juga: Newcastle United Menunjuk Matthias Jaissle sebagai Pelatih Kepala Baru
Saat menghadapi Indonesia, ia berani melakukan rotasi dengan mencadangkan kapten Nguyen Quang Hai dan striker Nguyen Xuan Son, namun performa tim tetap terjaga.
Menurutnya, keberhasilan pemain pelapis menjalankan peran menunjukkan bahwa seluruh anggota tim memahami sistem permainan yang diterapkannya.
"Beberapa pemain mendapat kesempatan menjadi starter dan tampil sangat baik. Itu menunjukkan betapa pentingnya setiap pemain memahami sistem tim dan menjalankan tugasnya," ungkapnya.
Baca Juga: MotoGP Inggris: Marco Bezzecchi Akui Dirinya Belum 100 Persen Pulih dari Cedera
"Kami akan terus bekerja dengan cara yang sama saat mempersiapkan diri menghadapi Kamboja."
Vietnam saat ini memimpin klasemen Grup A dengan tujuh poin, unggul selisih gol atas Singapura yang berada di posisi kedua. Sementara Indonesia menguntit di peringkat ketiga dengan enam poin.
Artikel Terkait
Jelang Lawan Singapura, John Herdman Tegaskan Timnas Indonesia Main Menyerang
Marc Klok: Timnas Indonesia Siap Bangkit dan Taklukkan Singapura
John Herdman: ASEAN Championship Jadi Fondasi Timnas Menuju Piala Dunia 2030
Herdman Benahi Transisi Pertahanan Timnas Jelang Laga Hidup Mati Kontra Singapura
Ilhan Fandi, Pewaris Legenda yang Kini Jadi Ancaman Timnas Indonesia