Ada juga yang memberikan dukungan penuh, “Saya orang Amerika, dan saya mendukungmu 100%. Nikmati makanan lezat dan waktu bersama keluarga. Bangga padamu.”
Kemenangan atas Chandler membawa Pimblett masuk ke jajaran 10 besar peringkat kelas ringan UFC untuk pertama kalinya.
Tak hanya mempertahankan rekor tak terkalahkan di UFC, kemenangan tersebut juga menandai pencapaian terbaik dalam kariernya sejauh ini.
Usai pertarungan, pria berusia 30 tahun itu tak hanya mengandalkan Sour Patch Kids sebagai ganjaran.
Baca Juga: 45.000 Tiket Terjual untuk Pertandingan Manchester United Vs ASEAN All Star
Ia juga terlihat menikmati berbagai makanan yang sudah dibawanya ke Miami, termasuk cokelat isi selai kacang dan stroberi, kue, serta minuman ringan Dr Pepper.
Soal rencana selanjutnya, belum diketahui kapan Pimblett akan kembali bertarung di UFC.
Namun, mengingat posisinya saat ini, besar kemungkinan ia akan tampil dalam laga eliminasi penantang gelar menghadapi petarung top lainnya di kelas ringan.
Baca Juga: Pemain Red Sparks Belum Bisa Move On dari Megawati, Kapten Yeum Hye seon Sampai Teriak
Dalam wawancara pascalaga bersama Joe Rogan, Pimblett mengungkapkan ambisinya untuk menghadapi Charles Oliveira.
"Charles adalah legenda terbesar, banyak yang menyebut dia sebagai ahli submission terbaik UFC sepanjang masa," ujarnya.
"Tapi saya tidak setuju. Saya di sini sekarang. Jadi, saya ingin melawan Charles."
Artikel Terkait
Nike Air Max 95 Liverpool Hadir pada Musim Panas 2025
Barcelona Kejar Treble, Tuntut Perubahan Jadwal La Liga
Bersinar di Tim Oseania, Penyerang Vietnam-Amerika Jadi Ancaman Timnas Indonesia di SEA Games 2025
Alasan Pelatih Kim Sang-sik Tak Panggil Supachok Masuk Skuat Super ASEAN Lawan Manchester United
Karma Timnas Indonesia, Wasit Kontroversi Al Kaf Dicoret dari FIFA