SportlinkNews - Tonggak baru dicatatkan dunia tinju Indonesia. Setelah sempat dibekukan dan lahir kembali dengan namanya baru, induk cabang olahraga tinju Pengurus Besar Tinju Indonesia (PERBATI) resmi diterima sebagai anggota World Boxing (WB) Associaton.
Badan internasional pengelola tinju amatir yang kini diakui Internaisonal Olympic Committee (IOC). Dengan diakuinya PERBATI, maka tinju kini bisa mengikuti multievent olahraga di bawah IOC.
Keputusan ini diumumkan oleh Dewan Eksekutif World Boxing, yang menerima keanggotaan lima negara baru, termasuk Indonesia, Bosnia & Herzegovina, Georgia, Rumania, serta Trinidad & Tobago.
Baca Juga: Pembalap Penguji Honda Takaaki Nakagami Gantikan Peran Luca Marini di MotoGP Italia
Dengan penambahan ini, jumlah total anggota World Boxing kini mencapai 111 negara sejak organisasi ini berdiri pada April 2023.
Penerimaan PERBATI bukan perkara mudah. Organisasi yang dipimpin Ray Zulham itu berhasil lolos seleksi ketat, termasuk dalam hal transparansi pemilihan pengurus, sistem anti-doping sesuai standar WADA, serta mekanisme penyelesaian sengketa yang independen.
Pengakuan dari Komite Olimpiade Nasional (NOC) atau Kementerian Olahraga juga menjadi salah satu syarat penting yang berhasil dipenuhi.
Baca Juga: Jangan Salah! Ini Panduan Memilih Sepatu Lari Sesuai Jenis Kaki
"Kami sangat senang menyambut lima federasi nasional baru. Mereka kami nilai memiliki reputrasi baik dan mampu menunjukkan berbagai persyaratan penting, ini bukti kuat dari momentum positif yang dibawa World Boxing," kata Presiden WB, Boris van der Vorst dikutip dari Perbati.
Usai menyandang resmi status keanggotaan WB resmi, kini PERBATI bisa berpartisipasi pada sejumlah kejuaraan internasional yang afiliasi dengan WB.
Seperti World Boxing pada September 2025, Final Piala World Boxing, dan Kongres Ketiga World Boxing yang dijadwalkan di New Delhi, India, pada November 2025.
Baca Juga: Liga Indonesia All Star Umumkan 55 Calon Pemain untuk Piala Presiden 2025
Dengan resminya PERBATI menjadi anggota WB, maka membuka jalan sah bagi petinju Indonesia untuk mengejar target tampil pada Olimpiade Los Angeles 2028 mendatang.
"Ini adalah langkah besar bagi tinju Indonesia. Keanggotaan ini membuka peluang lebih luas, termasuk ke Olimpiade," ungkap Ray Zulham.
"Fokus utama kami adalah memperkuat pembinaan usia dini dan meningkatkan frekuensi partisipasi di turnamen internasional. Ini bagian dari upaya membangun organisasi yang profesional dan akuntabel," tandasnya.
Baca Juga: PBSI Evaluasi Setengah Musim: Pola Latihan dan Pola Komunikasi Atlet Elite Belum Efektif
Setelah resmi menjadi anggota WB, maka PERBATI kini tinggal menjalani prosesnya untuk masuk sebagai anggota resmi Komite Olimpiade (NOC) Indonesia.
Pengesahan PERBATI sebagai anggota NOC Indonesia akan dilakukan pada saat Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) yang direncanakan akan berlangsung pada 15 Juli 2025, dengan agenda utama menerima lima cabang olahraga baru.
Menurut Komite Eksekutif NOC, Jadi Rajagukguk, legalitas organisasi yang mewakili cabang olahraga sangat krusial, terutama untuk cabor yang akan tampil di multievent seperti SEA Games 2025 mendatang.
"Urgensinya tinggi, terutama untuk tenis meja dan tinju yang akan turun di SEA Games. NOC harus pastikan organisasi resminya siap dari segi administrasi dan atlet," kata Jadi.
Artikel Terkait
Zlatan Ibrahimovic Bersiap Naik Ring untuk Pertarungan Tinju Sensasional Misfits
Kody Phillips Menjadi Desainer Terbaru yang Memasuki Ring Tinju
PWI Jaya Gandeng Pertina DKI Jakarta Gelar Kejuaraan Tinju Terbuka Kadet & Remaja
IADO Teken MoU Anti-Doping dengan PERBATI, Organisasi Baru Tinju
Rekaman Baru Menunjukkan Manny Pacquiao Berlatih Keras untuk Kembali ke Tinju yang Luar Biasa