Di ronde kedua, Usyk menghentikan Dubois dengan serangan balik kiri yang solid — senjata andalan yang terus-menerus mengancam lawannya, dan sesuatu yang harus diwaspadai oleh sang penantang untuk dilawan.
Seiring berjalannya ronde, semakin jelas bahwa hasil akhirnya sudah dapat dipastikan, karena Usyk terus mendominasi ronde dan menghajar Dubois semakin keras, hingga ronde kelima, ketika dua knockdown dalam satu ronde menjatuhkan Dubois untuk selamanya.
Komentator Barry Jones berkomentar bahwa Dubois "berjuang habis-habisan," yang patut dipuji. Namun, perbedaan antara kedua petarung adalah Usyk menang.
Baca Juga: Kritik KONI Lampung, Edy Purnomo Dicopot dari IPSI
"Wembley …," Usyk memulai pidato kemenangannya setelah pertarungan. "Terima kasih banyak!"
Ketika ditanya tentang apa yang mungkin akan terjadi selanjutnya, dengan rumor pertarungan melawan Joseph Parker yang membayangi, Usyk mengatakan ia ingin beristirahat, tetapi terbuka untuk satu lawan tertentu.
"Mungkin Tyson Fury," katanya, menunggu reaksi positif dari penonton Inggris yang partisan. "Mungkin Anthony Joshua," pungkasnya.
Dengan kemenangan ini, Usyk tidak hanya meningkatkan rekor tinju profesionalnya menjadi Raja kelas berat sejati.
Artikel Terkait
Pelatih Inter Miami Pasrah Menyaksikan Kelelahan, Messi dan Jordi Alba Diminta Istirahat
Menang 4-0, Thailand Kirim Surat Tantangan Berat ke Tim Vietnam dan Timnas Indonesia
Habiskan Rp 1,3 Triliun, Apa yang Akan MU Dapatkan dari Pemain Baru Mbeumo?
De Bruyne Terkejut Pakai Jersey Nomor 10 Maradona yang Telah Dipensiunkan
Lamine Yamal Tanggapi Kontroversi dari Asosiasi Dwarfisme, Pernyataan Keluarga Malah Tak Terduga