Wanita muda dan cerdas ini mengutarakan bahwa Pertina ke depan harus eksis dengan menggelar berbagai event nasional dan mempersiapkan petinju terbaiknya untuk tampil di pentas internasional.
"Pertina dalam mengikuti kegiatan luar negeri berafiliasi kepada federasi tinju dunia dan kami akan jalin komunikasi dengan mereka," urainya.
Sementara itu, Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman yang membuka Munaslub Pertina mengatakan Pertina harus bersatu.
Baca Juga: Son Heung-min Putuskan Tinggalkan Tottenham, MLS Jadi Tujuan Baru
"Pembinaan tinju yang benar itu dari amatir baru nanti jadi petinju profesional," tegas Marciano.
Beberapa di antaranya adalah Ellyas Pical (Juara Dunia kelas Bantam Yunior IBF), Nico Thomas (Juara Dunia kelas Terbang Mini IBF), Chris John (Juara Dunia Kelas Bulu WBA), Mohamad Rachman (Juara Dunia Kelas Terbang Mini IBF & IBF), dan Daud Yordan (Juara Dunia Kelas Bulu IBO).
"Saudara-saudara ada di organisasi olahraga yang punya sejarah besar," kata Marciano menyinggung Pertina yang lahir 30 Oktober 1959. Dengan perjalanan panjang Pertina harusnya mampu hasilnya prestasi membanggakan.
Baca Juga: Penyerang Manchester City Erling Haaland Naik Kelas, Tampil sebagai Cover Majalah TIME
"Untuk bisa mengembalikan kejayaan tinju Indonesia, yang harus kita benahi adalah tata kelola organisasinya. Kita semua ada untuk mengantar petinju-petinju Indonesia menjadi juara," tegas Marciano.
"Hanya dengan organisasi Pertina yang tata kelolanya baik dan bermartabat, Pertina bisa produktif mengantar atlet meraih juara," lanjutnya.
Artikel Terkait
HBL Bukan Wanita Biasa, Kantongi 25 Suara Pengprov sebagai Calon Ketum Pertina
Munas Pertina Jadi Pertarungan Anggota Dewan dan Pensiunan Jenderal
Jelang Super League 2025/26, Kadek Arel dan Rahmat Arjuna Siap Curi Posisi di Bali United
PSG Ogah Pasang Gianluigi Donnarumma sebagai Kiper Utama Musim Depan, Diminta Cari Klub Baru
Catat Nih, Liverpool Rilis Nomor Punggung Pemain Baru untuk Liga Primer Musim 2025-26