‘’Terkadang, keputusan wasit dalam pertandingan nasional seperti PON biasa menuai kontroversi dan protes. Inilah pentingnya meningkatkan pengetahuan melalui pelatihan yang lebih ketat untuk menjaga netralitas dan objektivitas. Karena wasit yang terbukti melakukan kesalahan bisa dinonaktifkan,” tegas Rivo, sapaannya.
Ketua Umum PP Pertina, Dr Hillary Brigitta Lasut SH, LLM mengapresiasi Pengprov Pertina Sulteng yang kali ini menjadi penyelenggara pelatihan dan ujian nasional sebagai bagian dari rangkaian Kejurnas Tinju Sulteng 2025.
‘’Terima kasih kepada Pengprov Pertina, KONI dan Pemprov Sulawesi Tengah yang benar-benar total dalam penyelenggaraan event Kejurnas Tinju kali ini. Terima kasih pula karena telah difasilitasi penyelenggaraan ujian dan pelatihan wasit/hakim dan pelatih tingkat nasional secara gratis,” kata Hillary pada saat sambutan di acara pembukaan Sabtu 25 Oktobr 2025.
Baca Juga: Momen Mengerikan: Pemain Sepak Bola Menanduk Wasit hingga Giginya Patah
Hillary juga meningkatkan kepada seluruh perangkat pertandingan agar benar-benar bertugas secara obyektif, netral tanpa berpihak serta wajib menjunjung tinggi sportivitas.
‘’Wasit hakim wajib menjunjung tinggi sportivitas dalam menilai. Karena mereka adalah pilar utama dalam memastikan integritas dan keadilan di sebuah pertandingan. Sikap sportif ini menjamin bahwa setiap keputusan yang diambil bersifat objektif, netral, dan professional,” tegas Hillary.
Artikel Terkait
Bos Besar Sepak Bola Malaysia Mengakui Kenyataan Pahit Sanksi dari FIFA Akibat Naturalisasi Pemain Bodong
Brentford Menambah Penderitaan Liverpool, Arne Slot Soroti Penalti VAR
Real Madrid Vs Barcelona: Mbappe Vs Szczesny
Real Madrid Vs Barcelona: Gerard Pique Membela Lamine Yamal, Jangan Bunuh Dia!
Real Madrid Vs Barcelona: Mengulik Strategi Hansi Flick