Joshua bahkan hanya membutuhkan dua ronde untuk memastikan kemenangan dominan.
Baca Juga: Lyfe Oldenstam Terbuka Bela Timnas Indonesia, Terinspirasi Sosok Jay Idzes
"Itulah yang akan dia lakukan pada Jake Paul..." lanjut Rogan mengingatkan.
Rogan menambahkan, jika duel tersebut tampak berbeda dari prediksi umum, publik mungkin saja akan mencurigai adanya skenario tertentu.
"Di satu sisi, apapun yang terjadi di duel itu, kalau pemandangannya berbeda maka itu adalah setting-an," ucapnya.
Baca Juga: Lewis Hamilton Ajak Lando Norris Balap Motor, Fans Sambut Gembira
Ia menyebut laga ini sebagai salah satu pertarungan dengan proporsi paling ekstrem yang pernah terjadi.
Jake Paul sebelumnya sempat naik ring menghadapi legenda tinju, Mike Tyson, pada November tahun lalu.
Kemenangan berhasil diraih Paul, terutama karena keunggulan usia yang signifikan dibanding Tyson.
Baca Juga: Marcos Sugiyama Lakukan Perombakan Besar di Timnas Voli Putri Jelang SEA Games 2025
Namun, Rogan menilai perbandingan itu tidak relevan ketika Paul harus bertemu Joshua.
"Dia petinju yang bertarung layaknya sparing melawan Mike Tyson yang sudah berusia 58 tahun," katanya.
"Kemudian, dia bakal melawan salah satu tukang KO paling mengerikan di kelas berat."
Baca Juga: Rekor 11 Kemenangan Borneo FC Terputus, Persija dan Persib Mendekat
Rogan juga mengingatkan publik untuk menengok kembali bagaimana Joshua memperlakukan lawan yang tidak berada di level yang sama, merujuk pada duel melawan Ngannou.
Artikel Terkait
Ditahan Imbang Arema FC 1-1 Kini Malut United Fokus Hadapi Persib
Kapolri dan PWI Pusat Jalan Santai Jelang HPN 2026 di Banten
Indonesia Sabet Gelar Juara Umum Asean School Games 2025 Singkirkan Thailand
Hasil Super League: Bali United Jegal Borneo FC, Tandukan Kadek Agung Putus Rantai Kemenangan Pesut Etam
Nama Van Bronckhorst Muncul sebagai Kandidat Pelatih Timnas Indonesia, Ini Respons dari Belanda