Tim Tszyu Vs Sebastian Fundora: Tszyu Bisa Menang KO

Suryansyah, Sportlink News
- Jumat, 29 Maret 2024 | 05:14 WIB
Tim Tszyu, putra Kostya Tszyu mantan juara dunia dari Australia dipertemukan dengan Sebastian Fundora, petinju jangkung (197 cm) asal West Palm Beach, Florida, Amerika.  (Esther Lin/SHOWTIME)
Tim Tszyu, putra Kostya Tszyu mantan juara dunia dari Australia dipertemukan dengan Sebastian Fundora, petinju jangkung (197 cm) asal West Palm Beach, Florida, Amerika. (Esther Lin/SHOWTIME)

Perbedaan postur antara keduanya yang sangat tajam, Tszyu (175 cm) dan Fundora (197 cm) salah satunya. Selain itu, gaya Fundora yang juga menyimpang dari kebiasaan petinju jangkung, membuat laga jadi menarik.

Seperti kelaziman yang ada, petinju dengan postur tinggi, hampir selalu bermsin dengan mengandalkan jarak. Biasanya, senjata ampunya adalah pukulan lurus. Tapi, tidak dengan Fundora.

Baca Juga: Soal Target Medali di Olimpiade Paris, NOC Indonesia: Tunggu Hingga Kualifikasi Selesai

Meski memiliki postur yang sangat jangkung, ternyata Fundora justru diposisikan sebagai underdog. Padahal ia mampu bertarung jarak dekat yang bisa membahaya sang juara WBO asal Australia itu. Kombinasi hook dan uppercut nya memiliki speed dan power yang luar biasa.

Fundora memiliki gaya Swarmer. Biasanya ditampilkan oleh petinju bertubuh pendek dengan hight indurance (ketahanan fisik yang tinggi), seperti Mike Tyson. Gaya ini menekan dan melancarkan pukulan uppercut dan hook secara 'membabi-buta' dari jarak sangat dekat dan selalu mematikan lawan.

Menjadi sangat menarik, Tszyu juga ternyata jagoan bertarung dalam jarak sempit. Walau tidak atau belum sehebat sang ayah, tapi ia mampu bertarung dengan banyak pukulan.

Artinya, walau perbedaan postur sangat mencolok, jual beli pukulan pasti akan terjadi. Maka laga ini diprediksi bisa jadi the Best Fighter of the year.

Di pasar taruhan, sebagai petarung yang tidak diunggulkan, menurut TAPOLOGY dalam analisa dan prediksi, Fundora hanya berpeluang menang 6 persen saja. Bahkan menang KO atau TKO hanya 2 persen. Sementara Tszyu, 94 persen. Bahkan Tszyu diyakini bisa menang KO/TKO.

Benarkah begitu? Kita butuh pembuktian di hari Minggu 31 Maret, pagi waktu tvone. Untuk itu, jangan lewatkan laga yang satu ini.

M. Nigara
Wartawan Tinju Senior
Komentator tvone

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X