Pertarungan Berdarah Sebastian Fundora Vs Tim Tszyu Hasilkan Raja Baru

Suryansyah, Sportlink News
- Minggu, 31 Maret 2024 | 14:13 WIB
Pertarungan Sebastian Fundora melawan Tim Tszyu menghasilkan perang berdarah.  (dailymail)
Pertarungan Sebastian Fundora melawan Tim Tszyu menghasilkan perang berdarah. (dailymail)

SportlinkNews - Pertarungan Sebastian Fundora melawan Tim Tszyu menghasilkan perang berdarah. Dalam laga kelas menengah ringan terpadu di T-Mobile Arena, Las Vegas, Mingggu (31/3), Sebastian Fundora dinyatakan menang split-decision.

Tim Tszyu dilakahkan Sebastian Fundora setelah pukulan telak di awal pertarungan. Dia mengalami cedera akibat sikutan. Kontan Tim Tszyu berlumuran darah sepanjang pertarungan. Wajahnya sulit dikenali.

Menderita kekalahan pertamanya dalam 25 pertarungan, Tim Tszyu menyerahkan sabuk kelas welter super WBO-nya dan melewatkan kesempatan untuk merebut sabuk WBC yang kosong di T-Mobile Arena di Las Vegas, yang akan menempatkannya di antara elit olahraga tersebut.

Baca Juga: Tim Tszyu Vs Sebastian Fundora: Tszyu Bisa Menang KO

Tim Tszyu kalah dalam pertarungan dalam keputusan terpisah, dengan juri menilai pertarungan 116-112, 115-113, 112-116 untuk mendukung Sebastian Fundora.

Pertarungan petinju Australia yang tidak beruntung itu terhenti di akhir ronde kedua ketika ia terkena siku Sebastian Fundora yang tingginya 197cm, sehingga menimbulkan luka besar di kepalanya.

Para penggemar dan pakar yang marah percaya bahwa pertarungan tersebut seharusnya dihentikan segera setelahnya, termasuk mantan juara dunia dan legenda tinju Australia Billy Dib.

"Ini konyol. Pertarungan ini perlu dihentikan. Banyaknya darah yang hilang berbahaya," tulis Dib di media sosial X.

Komentator tinju sekaligus presenter Ben Damon pun kaget dengan berlanjutnya pertarungan.

"Tidak ada gunanya menemui dokter jika mereka tidak mau menghentikan perkelahian ketika salah satu orang terkena kapak. Luar biasa ini tidak berhenti di akhir ronde 2," tulisnya.

Mantan petinju profesional Gabriel Rosado juga merasa Tszyu telah dirugikan. Dia mengatakan bahwa dokter atau wasit seharusnya menghentikan pertarungan tersebut.

“Tidak adil bagi Tim Tszyu bertarung dengan cedera akibat pukulan ilegal,” tukasnya.

Tapi Tim Tszyu bermurah hati dalam kekalahan.

"Begini, sudah kubilang, aku adalah petarung tua, apa pun kondisinya. Saya tidak bisa melihatnya tetapi semua pujian adalah milik orang yang menang malam ini," kata Tszyu.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: dailymail

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X