"Jika semua perbaikan bisa dilakukan, saya yakin Munguia akan menjadi petinju besar!" tegas Canelo, petinju pertama yang mamlu mengalahkan Munguia.
Secara tegas Canelo mengatakan kemenangannya kali ini merupakan kemenangan untuk Meksiko. "Kami berdua telah memberikan kebanggan bagi bangsa kami!"
Menanggapi pujian itu Munguia hanya tersenyum.
Baca Juga: Simone Inzaghi Tegaskan Inter Milan Senang Rekrut Medhi Taremi
Benavidez atau ...?
Ditanya apa rencana Canelo berikutnya? Sang juara dunia sejati hanya tertawa kecil. "Lihat saja nanti, lihat saja," ujar petinju asal Giadalajara, Jalisco, Meksiko.
Seperti kita tahu David Benavidez, juara dunia interim Super Middleweight WBC, sesungguh memiliki hak untuk mandatory fight (pertaringan wajib) dengan Canelo.
Bahkan Presiden WBC, Mauricio Sulaiman, tahun lalu sempat memerintahkan Canelo untuk mempertahankan sabuk WBC bertarung dengan Benavidez, tapi tiba-tiba dibatalkan.
Dari rumor yang beredar, kubu Canelo katanya sudah mendekati Edgar Berlangga, penantang utama versi WBA. Petinju kelahiran Brooklyn, New York City, 26 tahun lalu itu, meski juga belum terkalahkan, tapi kabarnya masih kalah tangguh dari Benavidez.
The Chosen one (Yang Terpilih) julukan Berlangga, 22 kali main, 22 menang, 17 di antaranya menang KO/TKO, belum pernah draw dan kalah.
Hingga tahun lalu, Canelo selalu menghindari setiap orang bertanya tentang kemungkinannya bertarung dengan petinju blasteran, ayah Meksiko- ibu Ekuador dan lahir di Phoenix, Arizona, 27 tahu lalu itu, memang menjadi penantang paling berbahaya.
Baca Juga: Pedro Acosta Keluhkan Getaran yang Aneh pada Ban Michelin
Hingga saat ini, El Bandera Roja (Bendera Merah) itu 28 kali tarung, 28 kali menang, 24 kemenangan KO/TKO, dan belum sekalipun kalah.
Delapan kali menang KO/TKO ronde-1, 5 kali ronde-2 adalah bukti ketangguhannya. Untuk itu, banyak pihak yang yakin Canelo memang tak mau bertemu dengan Benavidez.
Namun seperti apa persisnya, kita harus menunggu masa bersenang-senang Canelo setelah menambah kekayaannya menjadi Rp 5 triliun setelah memperoleh tambahan Rp 560 miliar dari laga terakhirnya.
Artikel Terkait
Kemajuan Teknologi dalam Tinju: Menempatkan Ilmu Pengetahuan dalam Sains yang Manis
Tyson Fury Siap Bertarung Melawan Oleksandr Usyk dengan Trik Kotor
Simone Inzaghi Tegaskan Inter Milan Senang Rekrut Medhi Taremi
Data dan Fakta GP Miami 2024: Max Verstappen Jadi Pembalap Pertama Raih 7 Pole Sejak Alain Prost Tahun 1993
Francesco Bagnaia: Marquez akan Beradaptasi dengan Baik Jika Dipromosikan ke Tim Pabrikan Ducati